Vegetarian diharamkan dalam Islam?

Di kantor, saya sering dijuluki herbivora, istilah beken untuk Vegetarian kali ya… Sebagian orang memandang pola hidup vegetarian adalah polah hidup yang bagus. Atasan saya memuji pola hidup saya dengan mengambil benang merah antara penyakit gula yang beliau derita dengan kebiasaan hidup sehat ala vegetarian. Tapi lain halnya dengan seorang senior saya yang seorang muslimah yang memandang pola hidup vegetarian adalah hal yang sangat bertentangan dengan sunah nabi dan tidak sesuai dengan islam.

Benarkah pandangan ini? Untuk mencari jawaban tentang pandangan ini saya melakukan penelusuran pada beberapa situs-situs di internat dan beberapa literatur lain yang menguraikan tentang ajaran-ajaran islam. Hasilnya memang sungguh-sungguh mencengangkan. Hampir tidak ada pernyataan dari orang muslim modern yang mendukung tentang vegetarian. Yang ada hanya dua kubu, kubu yang netral terhadap pola hidup vegetarian dan kubu yang mengharamkan vegetarian.

Meski terdapat beberapa tokoh Islam Vegetarian:, yaitu antara lain Muhammad Rahiim Bawa Muhyinudiin (Guru Sufi dan Sastrawan.Sri Lanka), Rabiah Al Adawiyah Basri (Sufi wanita legendaris. Persia), Ibnu Sina, Avicenna (Tokoh kedokteran dan Ilmuwan Islam.Persia.) Abdul Qadir Al Jaelani: (Guru Besar Sufi. Pendiri Tarekat Qadiriyah. Persia), Ibnu Arabi (Ahli Ilmu Islam dan Master Sufi. Spanyol), (Muhammad Al Ghazali (Sarjana Sastra Islam. Persia),  Hazrat Nizamuddin Aulia (Master Sufi. Guru Spiritual dari Hazrat Chisti, India), Hazrat Muhyinuddin Chisti (Pendiri Orde Chisti. India), namun sayangnya dari tokoh-tokoh ini sebagian besar adalah sufi, yang menurut  beberapa sumber dikatakan bahwa sufi adalah ajaran Hindu yang dibalut dengan wajah Islam. Oleh karena itu Zaynab, seorang sufi wanita abad ke 9 yang di hukum karena menolak makan daging. Bahkan dalam beberapa tafsir dijelaskan bahwa seorang Muslim yang menjadi vegetarian dapat dianggap keluar dari Islam dan menjadi orang Kafir atau menyerupai Kafir, membuat perkara baru (bid’ah), mengingkari hukum yang Allah tetapkan dan mengingkari nikmat Allah.

Melihat kenyataan ini apa benar Islam mengharamkan vegetarian?

Menurut kalangan Islam ortodok, dalam kaedah fikih semua yang merupakan masalah adat, seperti makan, minum, pakaian, maka semuanya adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya. Kaedah inilah yang selanjutnya mendasari masalah makanan, seperti dikatakan tadi, pada dasarnya, memakan suatu makanan seluruhnya adalah halal sampai ada dalil syar’i yang menjelaskan bahwa makanan itu haram. Misalnya, diharamkan untuk memakan tikus, kodok, binatang yang bertaring atau binatang yang bercakar yang cakarnya itu digunakan untuk memangsa.

Sehingga dengan dasar pemikiran diatas, kaum Islam ortodok selanjutnya menjadikan ayat berikut sebagai pengukuhan atas pembenaran mereka. Ayat QS. Al Maidah [5]: 88 dan (QS. An Nahl [16]: 66) dijadikan pembenaran bahwasanya setiap hal yang tidak dilarang/diharamkan adalah halal dimakan.

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al Maidah [5]: 88)

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الأنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” (QS. An Nahl [16]: 66)

Namun jika kita mau jujur, dalam kedua ayat ini tidak ada perintah untuk memakan daging binatang dengan cara di bunuh, melainkan hak untuk dapat meminum susunya.

Lebih lanjut dalam hadis Nabi Muhammad disebutkan;

“Satu perbuatan baik yang dilakukan kepada seekor binatang sama pahalanya seperti bila dilakukan kepada manusia, sementara tindak kekejaman kepada seekor binatang sama buruknya seperti bila dilakukan kepada seorang manusia”

“Allah tidak akan mengasihani siapapun, kecuali kepada mereka yang mengasihi mahluk lain. Dimana ada sayur yang melimpah-limpah, sekumpulan besar malaikat akan turun ke tempat tersebut.

Lebih jauh Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen, seorang Sufi Islam mengatakan;

“Pada suatu ketika rasul Allah berkata kepada keponakannya, ‘Ali, “Oh ‘Ali, kamu semestinya tidak memakan daging. Jika kamu memakan daging selama 40 hari, maka kualitas itu akan masuk ke dalam dirimu. Tindakan-tindakan itu akan masuk ke dalam dirimu. Darah mereka akan masuk ke dalam dirimu. Kualitas-kualitas mereka dan tindakan-tindakan mereka akan masuk ke dalam dirimu. Karena itu, kualitas kemanusiaanmu akan berubah, kualitas welas asihmu akan berubah, dan intisari tubuhmu akan berubah. Oh ‘Ali, tidak seharusnya kamu makan daging. Kamu harus hilangkan itu. Jangan makan itu.”

Jadi, apakah Vetetarian haram?

Ya, jika anda mendasarkan pikiran anda atas dasar dogma bahwasanya segala sesuatau diciptakan untuk manusia dan semuanya boleh dilakukan selama tidak ada larangan dari Allah melalui Al-Quran.

Tapi jika anda berpikir lebih cerdas dan mengkaji secara lebih dewasa maka tentu jawabannya akan berbeda bukan?

Referensi:

Kitab Fathur-Rabbani dan Ja’ala Kawathir oleh: Abdul Qadir Al Jaelani.
Come To The Secret Garden oleh M.R Bawa Muhyinudin.
Richard C. Foltz: dalam kajian berjudul Is Vegetarian Un-Islamic?

http://muslimah.or.id/aqidah/vegetarian-dalam-timbangan-islam.html

http:// hiduplebihmulia.wordpress.com

Jilbab Wanita Muslimah, Syaikh Nashiruddin Al Albani.

Taisirul Karimirahman, Syaikh Abdurrahman As Sa’di.

Fadhilah IPTEK – Islam: Trying to be The Real Moslem, Nanung Danar Dono, S.Pt, M.P

www.islamicconcern.com
www.ivu.com

About Ngarayana
Simple living high thinking

55 Comments on Vegetarian diharamkan dalam Islam?

  1. Ferry Hermawan // July 23, 2009 at 10:02 am //

    Di dalam islam baik di alquran maupun hadis sahih tidak ada yang mengharamkan vegetarian. yang di haramkan sudah jelas :
    “Telah diharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih bukan karena Allah, yang (mati) karena dicekik, yang (mati) karena dipukul, yang (mati) karena jatuh dari atas, yang (mati) karena ditanduk, yang (mati) karena dimakan oleh binatang buas kecuali yang dapat kamu sembelih dan yang disembelih untuk berhala.” (al-Maidah: 3)
    “Hai orang-orang yang beriman! Makanlah yang baik-baik dari apa-apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta bersyukurlah kepada Allah kalau betul-betul kamu berbakti kepadaNya. Allah hanya mengharamkan kepadamu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang disembelih bukan karena Allah. Maka barangsiapa dalam keadaan terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melewati batas, maka tidaklah berdosa baginya, karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Belas-kasih.” (al-Baqarah: 172-173)
    Pelajari dulu yang jelas baru mengeluarkan artikel.

  2. ngarayana // July 24, 2009 at 8:30 am //

    Betul sekali mas Ferry, karena itu saya menulis judul dengan tanda tanya. ” Vegetarian diharamkan dalam Islam?” kenapa terdapat tanda tanya? Karena dalam beberapa masab ada yang mengharamkan vegetarian. Bahkan dengan mudah dapat kita temukan tulisan-tulisan/artikel di internet yang menyatakan bahwa Vegetarian adalah haram dengan alasan yang paling banyak diutarakan adalah melanggar ayat Allah yang mengatakan bahwa semua yang diciptakan di dunia ini adalah untuk umat manusia.

    Mari kita cermati ayat-ayat yang anda sampaikan di atas. Kalau kita mau jujur berdasarkan Al-Maidah 3 maka untuk dapat memisahkan daging dari darah sangat-sangatlah tidak mungkin, karena dalam ayat lain dinyatakan bahwa daging berasal dari darah. Jadi secara implisit menurut beberapa sufi sebenarnya Al-Quran mengarahkan kita untuk mengurangi makan daging dan bahkan bila mungkin vegetarian.

    Dan secara implisit juga sebenarnya artikel ini dan beberapa artikel sejenis menunjukkan kepada umat muslim bahwa vegetarian di anjurkan. :-)

    NB: coba anda pelajari artikel yang saya ambil dari muslimah.or.id berikut;

    ——————————————————————————————————-
    Vegetarian Dalam Timbangan Islam

    21-05-08
    Oleh: Ummu Ziyad

    Dalam sebuah kaedah fikih, semua yang merupakan masalah adat, seperti makan, minum, pakaian, maka semuanya adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya. Berbeda dengan masalah ibadah yang pada dasarnya semua ibadah adalah haram sampai ada dalil yang memerintahkannya. Oleh karena itulah kita tidak bisa sembarangan dalam melakukan ibadah, karena kita harus mengetahui bahwa hal tersebut benar diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

    Kembali ke masalah makanan, seperti dikatakan tadi, pada dasarnya, memakan suatu makanan seluruhnya adalah halal sampai ada dalil syar’i yang menjelaskan bahwa makanan itu haram. Misalnya, kita diharamkan untuk memakan tikus, kodok, binatang yang bertaring atau binatang yang bercakar yang cakarnya itu digunakan untuk memangsa.

    Lalu, bagaimana dengan ayam, sapi, kambing dan yang lainnya yang tidak ada dalil yang menjelaskan bahwa itu adalah haram. Tentu saja jawabannya itu adalah boleh untuk dimakan. Dan tidaklah mereka diciptakan itu melainkan sebagai nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk hamba-Nya yang membutuhkan energi dalam melakukan aktifitas untuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ

    “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al Maidah [5]: 88)

    Jika hewan yang disembelih saja boleh untuk dimakan, maka terlebih lagi susu atau telur yang dihasilkan oleh hewan tersebut. Bahkan susu juga termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah, sebagaimana dalam firman-Nya,

    وَإِنَّ لَكُمْ فِي الأنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

    “Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” (QS. An Nahl [16]: 66)

    Sebab Lain Terlarangnya Menjadi Seorang Vegetarian

    Walau telah jelas dalil-dalil tentang tidak haramnya binatang ternak, ada baiknya kita juga mengetahui alasan lain mengapa menjadi seorang vegetarian juga termasuk hal besar yang terlarang dalam agama.

    1. Dapat dihukumi keluar dari Islam (kafir)

    Hal ini dikarenakan seorang vegetarian telah mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan demikian, seorang vegetarian telah membuat hukum baru yang bertentangan dengan syari’at. Allah Ta’ala berfirman,

    قُلْ هَلُمَّ شُهَدَاءَكُمُ الَّذِينَ يَشْهَدُونَ أَنَّ اللَّهَ حَرَّمَ هَذَا فَإِنْ شَهِدُوا فَلا تَشْهَدْ مَعَهُمْ وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَالَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ وَهُمْ بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

    Katakanlah: “Bawalah ke mari saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu) haramkan ini.” Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut (pula) menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa hafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Rabb mereka. (QS. Al-An’am 6:150)

    Syaikh Abdurrahman As Sa’di menjelaskan tafsir ayat ini, bahwa ada dua kemungkinan ketika seseorang diminta untuk mendatangkan dalil/alasan ketika mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan.

    Kemungkinan pertama adalah mereka tidak dapat mendatangkan dalil. Hal ini menunjukkan batilnya apa yang mereka serukan.

    Kemungkinan kedua bahwa mereka mendatangkan alasan yang merupakan kedustaan. Tentu saja persaksian mereka ini tidak diterima. Dan ini bukanlah termasuk perkara dimana sah seorang yang adil untuk bersaksi dengannya. Oleh karena itulah Allah memerintahkan kita untuk tidak mengikuti persaksian mereka. (Taisirul Karimirrohman)

    2. Membuat perkara baru (bid’ah) dalam agama

    Hal ini terutama jika pengkhususan memakan makanan hanya dari yang berupa sayuran tersebut disandarkan kepada agama. Atau dengan kata lain menjadikannya sebagai sebuah ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    3. Menyerupai Orang Kafir

    Tahukah ukhti muslimah, bahwa banyak sekali hadits dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang memerintahkan kita untuk menyelisihi orang kafir? Sampai-sampai ada seorang Yahudi yang mengatakan,

    “Apa yang diinginkan laki-laki ini? Tidak ada satupun urusan kita kecuali ia pasti menyelisihi kita di dalamnya.” (HR. Muslim)

    Ukhti muslimah juga tentu telah mengetahui, bahwa para biksu Budha adalah orang yang sangat teguh untuk tidak memakan daging. Mereka hanya mau makan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Maka yang benar, seharusnya sebagai muslimah kita tidak ikut-ikutan menjadi seorang vegetarian, bahkan berusaha menyelisihi para biksu (orang-orang kafir) tersebut.

    4. Mengingkari nikmat Allah

    Daging, susu, telur atau hasil makanan lain yang didapatkan merupakan kenikmatan yang Allah berikan pada hamba-Nya.

    وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ

    “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al Maidah [5]: 88)

    5. Mengingkari hukum yang Allah tetapkan

    Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberitahukan cara untuk dapat memakan daging dari binatang ternak dengan cara menyembelihnya. Dan tidaklah apa yang Allah perintahkan melainkan sebuah kebaikan. Maka adalah suatu kesalahan ketika seorang vegetarian tidak memakan daging karena rasa kasihan melihat binatang ternak ketika disembelih menggelepar-gelepar, mengejang dan meregangkan otot, bahkan menyatakan itu tidak berperikemanusiaan (atau tidak berperikebinatangan?). Sekali lagi perlu kita ingatkan, bahwa tidaklah apa yang Allah perintahkan dan tentukan merupakan kebaikan walaupun mungkin kita belum mengetahui hikmahnya.

    Alhamdulillah, tentang menyembelih hewan terdapat terdapat hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof. Schultz & Dr. Hazim yang keduanya adalah Animal Scientists dari Hanover University – Jerman, yang menunjukkan bahwa hewan yang disembelih tidak merasakan rasa sakit. Hal ini dikarenakan pisau tajam yang mengiris leher ‘tidaklah menyentuh’ saraf rasa sakit. Sehingga reaksi menggelepar, meregang otot dan lainnya hanyalah ekspresi ‘keterkejutan otot dan saraf’ saja (saat darah mengalir keluar dengan deras). Dan bukan ekspresi rasa sakit! (Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P).

    Berbeda dengan apa yang orang-orang kafir lakukan dimana mereka mematikan hewan dengan cara dipukul terlebih dahulu dengan alat pemingsan (Captive Bolt Pistols) baru kemudian disembelih. Alasan mereka adalah agar hewan tersebut tidak kesakitan ketika disembelih dan daging tetap bagus karena hewan jatuh dengan pelan. Apalah artinya logika manusia dibandingkan dengan Allah yang Maha Mengetahui. Ternyata dari hasil penelitian tersebut, hewan yang dimatikan dengan cara tersebut segera merasakan rasa sakit setelah dipingsankan bahkan hasil dagingnya tidak sehat untuk konsumen.

    Demikianlah syari’at menjelaskan tentang makanan yang berasal dari binatang ternak. Janganlah tertipu dengan akal kita yang menilai sesuatu hanya berdasarkan penglihatan lahir dan perasaan semata. Sudah kehilangan kenikmatan dunia berupa makanan lezat, merugi pula di akhirat karena berbuat dosa. Na’udzu billah min dzalik.


    ——————————————————————————————————–

  3. kebanyakan kita org islam itu belajar Al-Quran hanya untuk tidak berzina, berbohong, mencuri, membunuh, dll bisnis asal ngak nyolong gak apa-apa meski nusuk dari belakang dll…jadi yahhh begitulah carut marut. yg pingin nguasai umat a ngomong soal a dan dalili2nya dan njelekin/mengkafirkan yg b, gitu juga yg b, ngomong soal b dan dalili2nya njelekin/mengkafirkan yang a, dan yng c,d,e wehhh padahal itu baik a,b,c,d adalah bagian dari abjad yng untuk jadi kalimat yng indah ngak mungkin bisa berdiri sendiri begitu juga islam.
    kita sering mengubar nafsu dan sembunyi dibalik Al-Quran dan dalil2 yg nafsu ( makan,sex,materi atau apapun yng menyenangkan tubuh dan didunia ini adalah nafsu)Betul..
    kalian semua pernah belajar ngak bagai mana kehidupan Kanjeng Nabi..
    bagaimana Beliau menjalani kehidupan di dunia..makan apa tingal dimana gitu berapa jmlh hartanya, apa aja usahanya….
    mereka yng mengatakan umat Kanjeng Nabi itu melek dikit napa…
    Kanjeng Nabi poligami istrinya janda semua kecuali satu yng perawan lha sekarang wehh padahal dulu waktu diperangi (bukan perang melawan kafir beliau lebih suka hijrah dari pada perang, lha sekarang…)oleh org2 kafir banyak kaum laki2 yng meningal jadi banyak janda dan anak2 yatim piatu maka sama beliau bagi laki2 yng masih hidup berkewajiban menlindungi janda2 dan anak2 yatim tadi. begitu mulianya Beliau.
    sekarang kalo rokok diharamkan, wah gimana dengan buruh rokok, petani tembakau, sales rokok dll, meraka mo makan apa.. lha meang didunia ini Allah cuma kasih umatnya hanya satu keahlian jadi ga bisa usaha lain padahal rokok dari dulu sudah terbukti merusak kesehatan. kita cari di Al-Quran dan hadis2 ga ada tentang rokok lalu kita membolehkan rokok gak haram waduh…
    daging… kalian kalo ada wakti dikit aja datang kerumah sakit yng paling besar dan rame dikota Anda, cari tau macam2 penyakit jaman sekarang dan saran dokter terakir apa KURANGI MAKAN DAGING ATAU BERHENTI MAKAN DAGING gak percaya coba buktikan sendiri…
    masak kita mesti tungu kerumah sakit untuk mengurangi makan daging.. umat yg pinter apa…
    Nabi Ibrahim sudah sangat lama hidup dan gak punya anak, beliau merasa kesepian, dan terus menerus berdo,a agar di karunia anak. dan akhirnya do,anya terkabul, nabi Ibrahim punya anak yang pinter lagi cerdas Nabi Ismail, org tua mana yng ngak bangga dan senang punya anak pinter, Nabi Ibrahim masuk dalam KEBANGAAN dan ibadahnya ngak tekun seperti sebelum di karuniai anak Beliau kemelekatan ke anaknya (mahluk/ciptaan Allah)maka Beliau di uji pilih anakny apa Allah. Beliau mengais sedih dan pada akhirnya Beliau pilih Allah… siapa yng menutupi/menyembunyikan cerita ini…pahamkah umat islam apa itu qurban… apa yg harus di qurbankan
    NAFSU…. umat sekarang atas dasar nafsu mereka belajar Al-Quran dan Hadis jadi yg dipelajari ya sekitar NAFSU dan NAFSU saja sunguh sayang
    mereka ngak belajar ahklakul karimah terlebih ke Illahian
    kelak di akhir zaman fitnah itu semangkin dekat,, mereka yg mengatasnamakan ummat Nabi malah memfitnah Nabi,,yg atasnama islam malah memfitnah islam… yg atas nama Tuhan malah mengingkari keindahan dari ciptaanNya
    akhir kata.. TOBAT…TOBAT…TOBAT.

  4. den_opung // August 1, 2009 at 6:12 pm //

    bang ngara, maksud dari artikel diatas bukan serta merta mengharamkan vegetarian. dalam islam, daging yang disembelih secara syar’i itu halal. ga bisa dipungkiri bahwa protein hewani juga diperlukan oleh tubuh. intinya ga berlebihan. nah, kalo seorang vegetarian mengharamkan memakan daging, berarti dia mengharamkan sesuatu yang dihalalkan Rasulallah. dan itu salah. itu maksud artikel diatas. kalo bervegetarian karena anjuran dokter, punya penyakit, saya rasa itu sah-sah saja. dan menurut saya dokter juga tidak serta-merta menyarankan untuk 100% vegetarian. nutrisi dalam ikan bagus untuk tubuh. bukankah ikan juga hewan? jadi untuk apa bervegetarian? sekali lagi intinya jangan berlebihan, itu yang Rasulallah ajarkan.
    mengenai DARAH
    Yaitu darah yang mengalir sebagaimana dijelaskan dalam ayat lainnya :

    “Artinya : Atau darah yang mengalir” [Al-An’Am : 145]

    Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Abbas dan Sa’id bin Jubair. Diceritakan bahwa orang-orang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar, maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya, lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. Oleh karena itulah, Allah mengharamkan darah pada umat ini. [lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24]

    Sekalipun darah adalah haram, tetapi ada pengecualian yaitu hati dan limpa berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas tadi. Demikian pula sisa-sisa darah yang menempel pada daging atau leher setelah disembelih. Semuanya itu hukumnya halal. Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: ” Pendapat yang benar, bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. Adapun sisa darah yang menempel pada daging, maka tidak ada satupun dari kalangan ulama’ yang mengharamkannya”. [Dinukil dari Al-Mulakhas Al-Fiqhi 2/461 oleh Syaikh Dr. Shahih Al-Fauzan]

    copas dari almanhaj.or.id

    dalam AlQuran dan hadist, tidak ada yang saling bertentangan. hanya orang-orang yang dengki saja yang mencari-cari kesalahan di dalamnya. saran saya, ada baiknya bang ngara mempelajari Islam secara obyektif. InsyaALLAH bang ngara akan menemukan keindahan didalamnya. saya mendoakan bang ngara mendapat hidayah dari ALLAH SWT.
    oiya, saya temen sma bang ngara lho, kalo mau bertanya tentang islam, email ke alamt email saya aja. nanti saya bantu mencarikan jawabannya.

  5. ngarayana // August 3, 2009 at 8:14 am //

    Thanks bro penjelasannya….. iya aku masih inget kamu kok bro… dari IP addresnya setidaknya udah bisa ditebak lokasi dan siapa km… he..he… apa lagi temen SMA saya yang muslim bisa di hitung dengan jari dan lokasi mereka bisa dilihat di profil facebook-nya… :-)

    Artikel ini berjudul “Vegetarian diharamkan dalam Islam?” jadi melalui artikel ini saya bertanya, apakah benar Islam mengharamkan vegetarian?
    Kenapa pertanyaan ini muncul? Karena saya membaca artikel yang seolah-olah menyalahkan vegetarian di muslimah.or.id sebagaimana saya kutip sebelumnya.
    Saya pribadi setelah mempelajari Al-Qur’an dan Al-Kitab memiliki pandangan bahwa vegetarian dianjurkan dan tidak dilarang dalam kedua agama ini, karena itulah saya mempertanyakan pernyataan artikel dalam muslimah.or.id lewat artikel ini.

    Jadi, pertanyaan bro opung disini mendukung saya kan kalau vegetarian itu tidak haram dalam Islam? Boleh kan orang islam menjadi vegetarian? :-)

    Bro… di website ini ada banyak artikel yang membantah tuduhan-tuduhan dari agama islam maupun kristen tentang Hindu, karena itu alangkah baiknya kalau bro opung menuliskannya di website ini agar bisa dilihat oleh khalayak ramai ya….

  6. den_opung // August 3, 2009 at 11:11 pm //

    terus terang saya juga gak mau membahas tentang agama lain, karena saya memang belum benar paham. saya takut nanti timbul kesalah pahaman karena pengertian yang terbatas itu.

    soal vegetarian, saya rasa tulisan saya tidak menyimpulkan vegetarian haram atau tidak. haram atau tidaknya vegetarian dilihat dari konteksnya. kalo untuk kesehatan, itu sah2 saja(ini menurut saya). tapi kalo seorang muslim bervegetarian, (saya tekankan disini seorang muslim, melihat bang ngara menulis: vegetarian diharamkan Islam?) karena mengaharamkan daging, jelas dia salah. karena nabi kami juga memakan daging. itu artinya dia mengharamkan yang dihalalkan islam. dan itu salah besar. secara kesehatan juga (ini menurut teman dokter yang saya tanya) nutrisi dari daging, ikan, itu diperlukan oleh tubuh kita. dan sulit diganti oleh yang berasal tumbuh2an. intinya tidak berlebih2an. jadi kesimpulannya dan saran saya juga untuk teman2 sesama muslim, kalo daging, ikan, tidak berbahaya bagi tubuh kita janganlah menjadi vegetarian. apalagi ini(vegetarian) dilakukan karena ritual semata. wallahu’alam.
    soal membahas agama lain, saya ga bisa komentar apapun, tapi kalo bang ngara menulis tentang islam, insyaALLAH saya akan berusaha meluruskannya. terima kasih.

  7. ngarayana // August 5, 2009 at 8:07 am //

    Mengenai kesehatan seorang vegetarian dipandang secara ilmiah sudah saya bahas dalam artikel vegetarian yang lain dalam website ini….. mohon sekiranya anda memberikan penjelasan dan tanggapannya ya….

    Saya vegetarian sejak kecil dan ternyata tidak berpengaruh pada perkembangan fisik saya, bahkan secara otak dan kecerdasan terbukti kan saya lebih pintar dari anda waktu SMA? he..he..he…

    Di Ashrama yang pernah saya tempati semuanya melakukan pola hidup vegetarian, bahkan sangat banyak yang tidak memakan daging sejak lahir, nyatanya mereka semua tergolong orang cerdas, dengan pertumbuhan badan yang ideal. Beberapa diantaranya kuliah di UGM, Kedokteran UNS, dan beberapa jurusan favorit lainnya. Bahkan mereka rata-rata dapat menghafal kitab suci dengan sangat mudah. Artinya vegetarian secara fisik dan kecerdasan tidak berpengaruh…

    Menurut Dr. G. S. Huntingen dari Universitas Coulumbia menjelaskan perbedaan struktur pencernaan antara karnivora dengan herbivora dan manusia adalah golongan Herbivora. Daging banyak mengandung protein urokinase dan urea yang menambah beban ginjal dan dapat merusak fungsi ginjal. Pada 1 pon daging terdapat 14 gram protein urokinase. Jika sel-sel hidup ditempatkan dalam protein urokinase, maka fungsi metabolisme sel menurun. Daging juga kekurangan serat dan dapat sebagai awal penyebab kangker usus tbal dan hemorrhoid (ambeien). Kolestrol dan lemak jenuh dalam daging sebagai penyebab penyakit jantung yang
    merupakan penyebab kematian terbesar di Amerika dan Formosa. Dengan membakar datau memanggang daging dapat menimbulkan zat kimia Methylcholanthrene yang sangat kuat merangsang kanker. Eksperiment telah dilakukan pada tikus dan menunjukkan terjadinya tumor tulang, kanker darah dan kanker perut.

    Dr, Miller seorang ahli bedah di Amerika menyelidiki tentang diet makan tikus. Dua kelompok tikus dipisahkan. Yang 1 hanya diberi makanan vegetarian dan yang lain sebaliknya. Dari hasil pengamatan, pertumbuhan tikus rata-rata sama tetapi umur tikus yang vegetarian jauh lebih panjang dan lebih tahan terhadap penyakit.

    Mengenai Vegetarian dalam Hindu, saya tekankan lagi bahwasanya dalam Hindu melakukan Vegetarian bukanlah karena alasan ritual semata, untuk membuahkan hasil/pahala. Tapi yang utama untuk kesehatan sesuai dengan yang dijelaskan dalam Ayur Vedic (kedokteran Veda) dan dalam proses pengendalian diri dalam Yoga, karena menurut Hindu antara apa yang kita makan yang secara langsung mempengaruhi badan fisik kita juga akan berdampak pada spiritual kita.

    Bro, boleh tanya ga? Kita tahu bahwa di ajaran islam yang dilarang tidaklah banyak, bahan-bahan kimia seperti arsenik, ikan kembung yang beracun, beberapa jenis tanaman tropis yang tidak terdapat di gurun yang ternyata buruk untuk kesehatan dan bahkan beracun tidak diharamkan kan? terus apa halal dimakan juga? :-)

    Oh ya, saya tertarik dengan pernyataan anda agar saya mendapat hidayah. Boleh dijelaskan kenapa orang-orang non muslim harus menjadi muslim? Apa keunggulan Islam dan apa kesalahan agama yang lain bro?

  8. Jadi debat apa ini, kok bentur2an? Beragama secara total aja boss. Dlm Islam memang ada hr raya korban yg nyembelih hewan dan dagingnya dimakan. Jk ada yg mrs ajaran sesuatu lbh bagus apa ndak lebih baik total di ajaran itu aja? Setidaknya jangan ad/art br di suatu organisasi lah. Peace bra

  9. Islam adalah agama pertengahan, yang berarti tidak berlebihan dan tidak mengacuhkan. Segala sesuatu disandarkan kepada hukum Allah sebagai pencipta manusia.
    Dalam Islam anda diminta untuk bersyahadat Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, yang artinya ketaatan hanyalah kepada satu Tuhan yaitu Allah. Disini jelas bahwa hanya ada satu Tuhan yang Tuhan itu adalah Allah, dan tidaklah dijadikan Muhammad sebagai Rasul kecuali sebagai contoh bagaimana ketaatan itu dilaksanakan.
    Dalam Islam anda diminta sholat 5 kali sehari dalam rangka mengingat Allah, dan Tidaklah dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.
    Selanjutnya, anda diminta untuk berzakat sebagai pembersih dan ketakwaan dari rezeki yang telah dikaruniakan melalui usaha anda dan anda diminta untuk berpuasa dalam bulan Ramadlan sebagai pembersih hati dan naik haji sebagai rukun terakhir.
    Semua amalan anda karena keimanan dalam Islam adalah kebaikan yang akan mendapat balasan, dan sebaik2 balasan adalah melihat wajah Allah di surganya kelak. Dan tidaklah mungkin orang yang tidak beriman kepada Allah, dalam arti tidak percaya dan yakin bahwa kebenaran adalah milik Allah semata, akan mereguk surganya walau dia berbuat baik seumur hidupnya, karena tidaklah diciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya.
    Adalah efek dari keimanan kepada Allah, melahirkan akhlakul karimah atau akhlak yang baik, terhadap Allah, terhadap manusia dan terhadap ciptaan-Nya. Manusia diperintahkan untuk menegakkan ini sebagai amar ma’ruf atau amal yang dikenal bahwa itu adalah baik, dan diperintahkan untuk nahi mungkar atau mencegah kemungkaran.
    Islam adalah bidayah wa an nihayah, balasan dan peringatan. Reward dan Punishment. Keimanan anda akan mendapat balasan dari Allah dan kemungkaran anda juga akan mendapat balasan. Inilah agama.Wallahu alam..

    Entah agama Hindu ini..

  10. Lho kok jadi gitu?! Gini aja bos, dalam ajaran Islam ada kewajiban korban (tuntunannya bukan ngorbanin NAFSU, tapi hewan). Jika tidak mau ya ndak dipaksa. Jika beragama yang total, jika melihat ajaran yang lain lebih bagus akan lebih elok jika total ikut ajaran itu aja. Di Islam berprinsip ngikuti Badinda Rasul, jika ndak ya ikut yang lain aja. Tapi jangan “buat ada/art di organisasi yang sudah mapan”, jika belum mampu jangan nerjemahkan. Lha wong penerjemah bahasa Inggris jurusan sosial pun belepotan jika diminta nerjemahkan teks teknik, apalagi nerjemahkan agama. Sekali lagi jika menurut anda suatu ajaran lebih bagus dan sreg di hati anda lebih elok kalau anda total di ajaran itu, jangan mbubrah yang sudah ada.
    Gimana bra, peace.

  11. ngarayana // August 7, 2009 at 8:12 am //

    Debat itu hal yang wajar kok bro….!

    Dalam diskusi ilmiah dalam pengukuhan suatu gelar / kajian teori kita harus berdebat dan membuka diri terhadap pendapat orang, dari sanalah kita dapat semakin menambah wawasan dan pada akhirnya dapat melakukan sumbangsih terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

    Tanpa debat, Teori kuantum tidak akan pernah lahir jika manusia masih bersikukuh bahwa hukum-hukum newton-lah yang benar dan berlaku mutlak. Bukan begitu bro Konying?

  12. ngarayana // August 7, 2009 at 8:47 am //

    Jika dalam Islam Tuhan hanya satu dan disebut Allah, yang juga dikenal dengan 99 nama beliau sesuai dengan sifat-Nya, maka dalam Hindupun sama. Hindu hanya mengenal 1 Tuhan yang disebut dengan banyak nama, eko narayanan na dwityo”sti kascit : hanya ada satu tuhan (narayana) tidak ada duanya; Di Hindu mengenal 1000 nama suci Tuhan yang disebut visnusahasranama sesuai dengan sifat-sifatnya.

    Hanya saja, bukankah Tuhan menurunkan ajarannya pada banyak rsi/nabi? Di Hindu dikenal 7 resi awal yang menerima Veda (sapta Rsi) dan berikutnya menurun terus ke murid-murid beliau sampai pada akhirnya dituliskan dan di kodifikasi oleh Rsi Vyasa. Pertanyaannya, kenapa kita harus mensejajarkan 1 orang suci dengan Tuhan? Bukankah dunia ini sudah sangat berumur dan sangat banyak orang-orang suci yang diutus oleh Tuhan?

    Mengenai sembahyang di Hindu juga terdapat catur marga / catur yoga yang membahas bagaimana cara sembahyang dan mencapai Tuhan, terus masalahnya apa?

    Masalah karma baik dan dosa di Hindu juga ada, hanya saja ada perbedaan. Jika di Islam pahala dan dosa itu suatu yang amar ma’ruf, maka di Hindu malah Tuhan memerintahkan untuk tidak terikat pada pahala sebagaimana dijelaskan dalam Bhagavad gita Sloka 5.10. Nah disini anda menyebutkan kata “Sorga”. Jangan pergi ke sorga mbak/mas, sorga itu masih material….. coba anda baca lagi Al-Qur’an, apakah anda akan menemukan kata Sorga? Paling banter anda hanya akan menemukan kata Jannah kan?

    Mengenai zakat, di Hindu juga ada dana punia, mengenai para malaikat di Hindu ada dewa-dewa, sujud bakti ke Tuhan di Hindu ada Bhakti Yoga…

    Jadi menurut anda apa yang tidak ada di Hindu yang hanya ada di Islam?
    Kalau mau dibahas dalam 1 comment disini sepertinya akan cukup panjang, karena itu suatu saat akan saya tuliskan dalam tulisan terpisah ya bro. Sekarang saya jawab pendek-pendek aja dulu ya… :-)

  13. ngarayana // August 7, 2009 at 10:37 am //

    He..he..he.. tentu, maksud saya sebagaimana yang sudah saya tuliskan di “about me” adalah membuka wawasan mereka yang masih picik yang menganggap agamanyalah yang paling benar dan yang lain adalah kafir yang rendah. Dengan membuka wawasan anda seperti ini maka anda akan tahu bahwa dunia ini luas dan kebenaran ini tidak terkotak-totak. Dunia tidak seluas daun kelor bro… he..he..he…!

    Benar, belajar agama memang susah, karena itulah kita harus berusaha keras mempelajarinya, bukan malah menjauhinya dan mengatakan dengan seenake dewe bahwa orang lain itu salah, kafir, pemuja berhala, melakukan ilmu hitam, syirik dan sejenisnya… ya kan bro? :-)

    Tentu saya tidak mencampurkan ajaran agama, tapi saya punya pandangan bahwa Gusti ora sare (Tuhan tidak tidur), Tuhan akan menurunkan ajaran sesuai dengan tempat, waktu dan kondisinya. Veda diturunkan pada masyarakat yang damai dan tentram waktu itu sehingga isinyapun berbeda dengan Al-Qur’an yang diturunkan pada waktu jaman Jahiliyah dimana manusianya bejat-bejat. Sehingga cara pengajarannyapun akan berbeda. Ya kan?

    Bukankah kurikulum untuk mengajar anak SD berbeda dengan mengajar SMP, SMA dan sarjana? Demikian juga dalam hal spiritual, setiap orang memiliki kedewasaan spiritual yang berbeda-beda, sehingga metode dan cara Tuhan menyampaikan ajarannyapun berbeda-beda.

    Tul ga?

    Peace juga bro… Santai aja, mari berdiskusi dengan kepala dingin, mau mengkritik sekeras apapun disini tidak akan mempengaruhi persahabatan kita kok bro, bagi saya semua mahluk hidup adalah ciptaan Tuhan yang sama yang akan selalu saya hormati! :-)

  14. bagi aku apapun agamanya vegetarian adalah spiritual injection bahasa ndesonya HYBRIDMAN (hemat, murah, menyehatkan, penuh cinta dll) hehe
    yg tau adalah mereka yg mencoba terlebih melakukanya
    bagi yg belum melakukan dan komentar berarti hanya sok gituloh
    emang umat sekarang (islam,hindu,kristen dll)/ manusia moderen sekarang ga mudah untuk terima/percaya kebenaran yg sejati maunya yg palsu, teksbook tok. belajarnya ke yg maha sempit(nafsu) gak ke Yang Maha Luas
    pkoknya kalo di ktapnya ga ada ga boleh berarti bukan dari Tuhan,ingat di ayat suci itu ada yang tersurat dan tersirat harus bisa belajar dua2nya baru bisa pinter tul ga, ada teory ada praktek mana yang bagus dan ungul ya jelas praktek tul.
    Tuhan, Allah, Yesus dll.. itu cuma bahasa manusianya biar kita bisa ngerti Tuhan. apa bedanya mama, ibu, emak, nyak, mother dll.. ya sama aja tingal kebiasaan dan budaya. intinya org yg nglairin kita ya desebut mama, ibu, dll yg ga gerti pasti debat dan tersingung
    betul ngak mas ngarayana…

  15. konon.. yang tertingi dalam islam setelah Allah adalah..
    1. ihsan
    2. iman
    3. islam
    4. gak tau

    tolong yang ngerti tolong jelasin biar aku ngerti
    tolong yang ga ngerti jangan tersinggung
    hehe

  16. jd vegetarian / gk tu trgantung pilihan si? trgantung karma ny masing2 aja, kl belum y brati besok mg2 bisa. jngn dipaksakn tapi emng bener kt bnyk pakar spiritual timur, vegetarian lebih baek utk pencapaian spiritual Qta.
    usus Qta panjang berarti Qta lbih condong k herbivora..bukan karnivora..

    dari lidah masuk berupa makanan..keluar berupa ucapan..
    pengendalian lidah penting tuh..

  17. Ada tiga jenis praktisi rohani. Yang pertama percaya kepada Tuhan dan mematuhi-Nya. Yang kedua mengabdi kepada Tuhan. Yang ketiga, atau yang tertinggi, telah manunggal denganNya. Ia yang manunggal dengan Tuhan berarti telah menjadi Tuhan. Ia datang karena ketulusan; bukan ketamakan. Ketulusan itu datang secara alami dan sulit untuk dijelaskan. Kadang-kadang kita bisa bingung antara mengharapakan sesuatu dan ketulusan, tetapi sebenarnya itu berbeda.

    Orang jenis pertama suka menyembah dan mematuhi Tuhan. Ia sangat puas dan bahagia dengan beranggapan bahwa ia memiliki Tuhan yang lebih tinggi darinya, melindunginya, berdoa dengannya. Ia tidak menginginkan apapun, selain menyembah dan mematuhi Tuhan.

    Orang jenis kedua mengenal Tuhan dan senang bekerja dengan-Nya. Apapun yang dilakukannya, ia melakukannya untuk Tuhan. Tetapi tidak lama kemudian, ia akan lebih menyukai pekerjaan itu daripada Tuhan. Semakin lama, semakin banyak pekerjaan yang harus dilakukan, sehingga ia lupa bahwa tujuan terakhirnya adalah Tuhan. Orang semacam ini mempunyai banyak pahala. Ia melakukan banyak hal yang baik, seperti menolong makhluk hidup, berceramah, mendirikan kuil, menjadi biarawan dan lain-lain. Tetapi setelah ia melakukan hal-hal itu dalam waktu yang lama, orang mulai menyembah dan memujanya. Mereka percaya bahwa ia sangat bermoral dan terus memujinya. Semakin mereka memuji, semakin ia terhanyut dalam pekerjaan itu. Perlahan-lahan ia menjadi terikat untuk melakukan hal-hal baik, tidak pernah mampu manuggal dengan Tuhan. Kedua jenis murid ini tidak bisa mencapai tingkat tertinggi, yang satu terikat untuk menyembah Tuhan dan yang satu lagi terikat untuk bekerja agar menyenangkan Tuhan.

    Orang jenis ketiga mungkin juga memuja Tuhan dan berbuat hal baik untuk menyenangkan Tuhan, tetapi ia tahu hal-hal itu tidak begitu penting. Ia lebih suka memahami, “Siapakah Tuhan”, ia tidak hanya ingin menyembah atau menyenangkan Tuhan dengan kerja nyata. Di samping itu ia juga ingin tahu siapakah Tuhan itu. Ia ingin ‘menangkap-Nya’. Orang jenis ini akhirnya akan manunggal dengan Tuhan. Sangat sedikit orang dapat mencapai tingkatan ini.

    trus kira2 yang vegetarian ikut jenis yang mana ya…
    dan yang ngak vegetarian ikut jenis yang mana ya….
    cuma ingin berbagi pengertian aja

  18. ngarayana // August 7, 2009 at 4:30 pm //

    Jangan lupa juga dengan konsep moksha bli;
    Menurut waktu terjadinya, moksha dibagi 3, yaitu;
    1. Jiwamukti, adalah tingkatan Moksa atau kebahagian/kebebasan yang dicapai oleh seseorang semasa hidupnya, dimana atmanya tidak lagi terpengaruh oleh gejolak indria dan maya.
    2. Widehamukti, tingkat kebebasan yang dapat dicapai oleh seseorang semasa hidupnya, dimana atmanya dapat meninggalkan badan wadagnya (jasadnya), tetapi yang bersangkutan masih kembali lagi ke dunia material (kayak meditasi).
    3. Purnamukti, tingkatan kebebasan paling sempurna. Pada tingkatan ini posisi atma seseorang keberadaannya telah sampai pada dunia spiritual secara total

    Menurut pencapaiannya Moksa dibedakan menjadi empat jenis yaitu Samipya, Sarupya, Salokya dan Sayujya.
    a. Salokya: Dapat Tinggal dialam rohani yang sama dengan Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa
    b. Samipya: bisa tinggal di dekat Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa.
    c. Sarupya: bisa mendapat bentuk yang sama dengan Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa.
    d. Sayujna: dapat bersatu dengan Brahma jyoti atau sinar dari Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa

    Jadi yang disebutkan oleh bro agus mungkin baru yang terakhir, yaitu Sayujya

    Vegetarian ikut yang mana?
    Vegetarian kan cuman proses tahap awal dalam ajaran Aharalagawa (bagian dari panca nyama bratha) dalam astangga raja yoga.

  19. Ijin untuk ikut nimbrung. Saya muslim, setelah membaca artikel muslimah.or.id tersebut, saya kira tdk ada yg salah. Pertama2 sbnarnya kata2 yg dsusun dtujukan utk para muslimah, yg mmang sudah ada bekal ilmu Islam sbelumnya. Jd, tanpa dberi pndahuluan pnjang lebar dharapkan bisa mnempatkan masalah vegetarian dg baik. Tapi jika dbaca oleh non-muslim akan ada bbarapa hal yg kurang dsana. Di dalam Islam dkenal 2 jenis amalan, yaitu amalan hati/batin, dan amalan badan/lahir. Dua amalan ini dihukumi berbeda. Seorang muslim jika meyakini sesuatu dalam hatinya, bila dsandarkan dg ajaran Islam, dia sudah mndapat nilai tsndiri. Apalagi jika kmudian diamalkan/dkrjakan dg tindakan. Misal, seorang muslim yg meyakini dlm hatinya akan kwajiban sholat 5 waktu dlm sehari, meskipun dia tdak melaksanakannya (karena malas dsb), dihukumi berbeda dg muslim yg mengingkari kwajiban sholat 5 waktu tersebut. Jika tipe pertama, mnurut sbagian ulama “hanya” dicap sbg org fasik (muslim yg suka bbuat dosa), sedangkan tipe kedua bisa dicap murtad atau keluar dr agama atau mnjadi kafirlah ia. Bgitu juga masalah vegetarian ini. Jika seorang muslim mmutuskan utk jadi vegetarian hanya karena ptimbangan ksehatan dia, it’s okay, selama dalam hati dia tdak myakini keharaman daging2 halal. Jd, dalam hatinya status daging msh tetap sesuai ajaran Islam, soal dia memakan daging atau tidak, itu perkara lain.
    Daging hewan tertentu memang dbolehkan dlm Islam utk dkonsumsi. Jika tidak, tidak akan ada perayaan ‘Idul Adha. Kmudian mngenai kasihan thadap hewan, jika dipikir juga, mngapa kaum vegetarian, juga tidak kasihan kpd tumbuhan? Bukankah mereka juga berhak hidup? Bukankah dr pnelitian juga terbukti bahwa tumbuhan juga sudah berjasa memberi oksigen kpada manusia? Jika parameter perasaan spt ini yg dpakai, ditakutkan akan terjebak dlm keyakinan tdk berdasar. Pd akhirnya akan mncetak manusia2 yg sok tahu. Mmg tahu apa kita soal perasaaan hewan? Pasti Allah/Tuhan sbg Pencipta lebih tahu mngenai hal ini. Ajaran Islam telah teruji datangnya dr Allah. Tinggal manusia yg diprsilakan utk memilih, mau jd muslim ato tidak. Kmudian mngenai kafir. Tahukah Anda arti kafir? Mnurut kata, definisi kafir adalah tertutup. Dalam bhs Inggris kurang lebih sama dg kata cover. Mksudnya tertutup dr cahaya hidayah Allah. Si manusia itu sndiri yg mnjadikan dirinya tertutup. Bisa karena egonya, ksombongannya, tekad yg kurang dlm mncari kbenaran, dll. Muslim mmandang org2 kafir memang hina, tetapi hanya secara keyakinan. D dalam amalan badan, selama org kafir tdk melanggar aturan Islam, wajib dikasihi. Mngapa hina? Sebab org kafir mnyembah pihak2 selain Allah. Wajar kan, jika kemudian Allah sbg Penciptanya dan Pemberi Nikmat tidak mnerima semua amalannya? Kita saja kadang jika dicuekin org gemes juga kan? Ini Allah sudah memberi nikmat, bisa berupa harta ato kesehatan, eee dianya malah berterima kasih pd pihak lain.. Inilah ksmpurnaan Islam. Semua detail khidupan ada aturannya. Mulai dr masuk WC hingga pemerintahan negara diatur. Saudara Ngara ini sbenarnya cukup kritis mgkaji agama. Brgkali tinggal selangkah lg mnuju perolehan hidayah Allah. Saya ikut mdoakan. Insya Allah. Wallohu a’lam.

  20. cOCOm_outsider // August 8, 2009 at 11:25 am //

    kagak juega kok. .
    itu buat islam” terlalu fanatik..

    gak seruncing itu permasalahannya. .
    mungkin mereka butuh suatu kesempurnaan di dalam menjalankan agamanya. .
    padahal gak ada yang sempurna, yang ada malah jadi nyenggol manusia lain. .

    gak penting dan gak serumit itu. .

    im muslim,
    cheers..

  21. sory bro aku ga ngerti kalo agama Hindu. tapi dengan artikel bro ini aku jadi tau. thank
    kalo di islam hanya menjalankan syariatnya aja ato agamanya aja ya ga maju2 ahklak/moralitasnya..
    yg tinggi kan ihsan(suci), trus iman(yakin akan Tuhan) yg artinya agama lain juga ada, kalo mo belajar lebih dalaem isinya sama cuma beda casing. tapi sayang saudara2 yg islam suka casingnya saja. padahal ga ada ayat atau dalilnya kalo vegetarian itu dilarang, yg ada cuma perkiraan kurang lebihnya saja. kalo yg ajaran bebagi kasih sayang itu jelas(sesama mahluk ciptaan Allah, manusia, binatang, alam), mungkin saking jelasnya hinga mengabaikanya ya…
    mungkin, sekali lagi mungkin (ma’af) andai Nabi Muhammad dulu di Utus sama Allah terlahir di India, China, Indonesia ato negara tropis lah yg mudah untuk pertania sayur dan buah2an, mungkin..(maaf ) Beliau pasti mengajarkan bervegetarian. soale di arap sono tanahnya tandus untuk pertanian/perkebunan yg paling mudah adalah peternakan/gembala sudah barang tentu budaya masyarakatnya makananya yg paling mudah ya daging. kalo beliau ngjak vegetarian bagi masyarakat arab berarti ngajak mati. maka beliau membolehkan makan daging tapi sangat di batasi Harus baca syahadad,dan cara penyembelihan yg bener dan ngak yiksa binatang, kalo ngak ada syahadadnya haram. trus kalo makan di KFC ato daging import kita kan ngak tau jelas apa sudah baca syahadad apa belum. jadi biaraman dan pasti halal ya vegetarian

  22. den_opung // August 9, 2009 at 9:36 pm //

    waduh, kok jadi ngelantur. maaf kalo saya salah. saya emang makan daging dan saya lebih bego dari bang ngara. tapi kan kita bicara dalam konteks Islam bang. vegetarian itu ga dilarang. tapi MENGHARAMKAN SESUATU YANG DIHALALKAN itu yang salah. dan ini dalam islam. jadi orang diluar islam tidak terkena hukum ini. daging halal, nabi kami pernah memakannya, jadi kami sebagai pengikutnya ga boleh mengharamkannya. itu artinya kami membuat aturan sendiri.
    tentang hidayah. saya hanya berdoa bang. itu kembali keabang. tak ada pemaksaan. wallahu’alam.

  23. untuk bang opung..
    saya tanya kalo saya muslim trus jadi paham vegetarian…trus praktek jadi vegetarian dan saya (merasa) bahagia/tenang apa salah. dan kalo pengalaman saya saya ceritakan pada temen muslim lain dan mereka jadi vegetarian juga, apa saya termasuk kafir nurut islam
    saya ngak mengharamkan daging tapi bagi saya pantang makan daging/produk hewani. saya coba sebarkan kasih sayang sesama mahluk ciptaan Allah di bumi ini.
    trus kalau sekarang ternyata banyak penelitian bahwa daging adalah penyebab utama pemanasan global(peternakan modern, untuk produksi makan ternak membutuhkan banyak energi,lahan2 pertanian,yg semestinya cukup untuk makan manusia jadi kurang kalo untuk makan ternak, dan gas metan dari kotoran binatang ternak)
    bagai mana islam menyikapi kenyataan ini (maaf sekarang pemanasan global bukan isu, bukan venomena tapi kenyataan)
    thank kalo bang opung bisa bantu saya..

  24. den_opung // August 10, 2009 at 4:57 pm //

    @agus
    kalo ditanya pendapat pribadi, dari tulisan diatas saya tidak pernah menyebutkan bahwa vegetarian itu haram. tolong disimak lagi. saya hanya menekankan, MENGHARAMKAN SESUATU YANG HALAL ITU baru menyalahi aturan. bid’ah istilahnya. kalo mas agus tidak merasa mengharam sesuatu yang diharamkan, ya ga da masalah. dan kenapa saya menyarankan (ini saran saya pribadi, boleh dilakukan, boleh gak) untuk tidak bervegetarian, untuk menghindari alasan2 dalam artikel yang dikutip bang ngara diatas. dan ini saran untuk kawan2 muslim. masalah pemanasan global, saya rasa (masi kira2 belum melalui riset) selama tidak berlebihan dan dilakukan secara bertanggung jawab insyaALLAH akan menguntungkan peternak2 didesa2.(ngomong2 kakek saya juga beternak). sekali lagi saya tekankan, tidak berlebihan. dan saya rasa hasil laut juga bergizi untuk dikonsumsi(menurut seorang kawan dokter) . btw, vegetarian makan binatang laut juga gak? tapi intinya pilihan tergantung pada anda. ini hanya persepsi pribadi. wallauhu a’lam

  25. den_opung // August 10, 2009 at 5:00 pm //

    maaf ada salah ketik, diatas diketik “mengharamkan sesuatu yang diharamkan”, dalam kalimat “kalo mas agus tidak mengharamkan sesuatu yang diharamkan” seharusnya mengharamkan sesuatu yang dihalalkan.
    maaf ya salah ketik.

  26. ngarayana // August 11, 2009 at 9:23 am //

    peace…. bro….!

    Learn with smile and humor :-)

    Maaf ya bro kalau ngomongku ngalorngidul dan membuat tersinggung…. tapi sejujurnya tidak ada rasa dendam, marah atau sejenisnya dari dalam diri saya!

    mari gontok-gontokan di sini tapi tidak di dunia nyata :-) :-) :-) :-) :-)

    Mari ciptakan dunia tanpa kekerasan! :-)

  27. sekarang resetnya sudah bang opung, bahkan PBB, NASA, negara2 eropa sdh mengurangi subsidi untuk peternakan. di jepang sudah di buk tikan untuk produksi 1kg daging sapi energinya sama denag menyalakan lampu 100w selama 15hari bayangkan

  28. 15 hari nonstop lho..kalo satu ekor sapi energinya kan jadi banyak..Anda bisa liat di web NASA tentang perubahan iklim
    peternakan modern sekarang menghasilkan gas rumah kaca lebih banyak daripada semua gabungan transportasi di seluruh dunia. ini ingo penting dan urgent banget semestinya…
    untuk binatang laut/ikan ternyata setelah di teliti dan reset adalah pemakan bakteri2 yg terbawa dari sungai2 didaratan, karena semua kotoran2 yg terbawa sungai pasti muaranya di laut, jadi istilah biologinya ikan adalah binatang pengurai paling akir, sekarang bayak juga dokter2 yg menyarankan jgan makan ikan soalya sudah banyak terkontaminasi bahan2 kimia yg terbawa dari darat ( kulit jadi putih/belang, anak jadi hyperaktif/autis sebagian besar komsumsi ikan laut)

  29. pemikiran/pemahaman dan pengalaman pribadi masing2 boleh berbeda bro… ya tapi bumi kita sama, langit kita sama, matahari kita sama, planet kita sama dan (maaf) Tuhan kita juga sama, beda itu indah kalo kita saling menghargai pribadi masing2.
    saya masuk sini mo cari ilmu dan berbagi ilmu gitu aja selanjutnya terserah panjenengan sedoyo Ok

  30. Islam mengharamkan vegetarian karena ada alasan syar’i yg menjadi patokan dasarnya..

    CEKIDOT / Check it out!

    Hal ini dikarenakan seorang vegetarian telah mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan demikian, seorang vegetarian telah membuat hukum baru yang bertentangan dengan syari’at. Allah Ta’ala berfirman:

    قُلْ هَلُمَّ شُهَدَاءَكُمُ الَّذِينَ يَشْهَدُونَ أَنَّ اللَّهَ حَرَّمَ هَذَا فَإِنْ شَهِدُوا فَلا تَشْهَدْ مَعَهُمْ وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَالَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ وَهُمْ بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

    “Katakanlah: “Bawalah ke mari saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu) haramkan ini.” Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut (pula) menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa hafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Rabb mereka”. (QS. Al-An’am 6:150)

    http://muslimah.or.id/aqidah/vegetarian-dalam-timbangan-islam.html

    Ato ga gini ajah mas biar simpel…
    kita pake hal-hal yg lebih umum deh…

    Allah udah menyediakan berbagai makanan untuk manusia konsumsi dari yang baik (halalan toyiban sampai yang tidak baik ato cenderung tidak baik yang ujung2nya menjadi dilarang (Haram) karena ada dan kebanyakan mudharatnya. Walaupun yang halal juga bisa di larang kalau berlebihan.

    Mengkonsumsi satu makanan saja atau hanya cenderung mengkonsumsi satu jenis makanan tidaklah baik…

    Kalo ada ayat di dalam Veda yang mengharuskan menjadi Vegetarian ato ga minimal ayat yang menganjurkanlah (artinya cenderung kepada menyarankan) tolong perlihatkan mas… jangan di umpetin aja… awkwkwkwkawkwk…..

    Klo dasar menjadi Vegetarian karena cuma merasa kasihan sama hewan, ato cuma karena faktor larangan mengkonsumsi makanan dari mahluk bernyawa, wong tumbuhan juga punya nyawa kok..
    So.. ujung2nya juga makan makanan dari mahluk bernyawa juga toh… KENA’ DEH…. awkwkwkwkw macam acaranya Panji saja saya awkwkwkw.. cuma klo dari saya mas ga dapet 50 rebunya… awkwkwkwkwk…

    Balik lagi mas..

    Tubuh manusia ini kan diciptkan dari berbagai macam unsur dan zat yang menyusun tubuh manusia…
    kita ga bisa hanya melengkapi kebutuhan tubuh kita ini hanya dengan melengkapi dengan satu macam atau dua macam konsumsi makanan saja semisal…

    Akan jauh lebih baik jika manusia menyeimbangkan pola konsumsi makanan mereka yaitu dengan mengkonsumsi daging dan sayur-sayuran + susu dan telur

    Kenapa?
    Sebab pola makan yang seimbang justru akan menjadikan tubuh seseorang menjadi lebih sehat, karena beragam makanan yang di dapat dan di olah secara halalan toyiban…

    وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ

    “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al Maidah [5]: 88)

    http://muslimah.or.id/aqidah/vegetarian-dalam-timbangan-islam.html

    Jadi..
    Badan sehat, konsumsi seimbang, menjadi umat yang sehat dan kuat, seperti yang Islam ajarkan. Sehingga dapat mengemban tugas yg di bebankannya di dunia, sehingga insayaAllah menjadi salah satu hamba-Nya yg dapat di banggakan, duwwwhh…. senangnya…

    Allahu’akbar!! Allahu’akbar!! Allahu’akbar!!

    Maaf ya mas klo ada salah2 kata.. maklum namanya juga debat…

  31. kayaknya nurut saya (maaf)belum ada satupun ayat yang bener2 jelas tantang mengharamkan vegetarian, tlg temen2 saudara2 muslem yang tau bisa kasih tau saya
    tumbuhan juga punya kehidupanta, tapi 95% adalah air dan hampir tidak punya saraf/ aliran darah bukan getah, jadi kalo di potong tumbuhan tidak akan merasakan sakit lain dengan binatang, yg bisa meronta2 bila di sembelih sama seperti aku hihi yang kalu kulitku ke gores dikit sudah ngerasa sakit..
    ada beberapa tokoh Islam Vegetarian:, yaitu antara lain Muhammad Rahiim Bawa Muhyinudiin (Guru Sufi dan Sastrawan.Sri Lanka), Rabiah Al Adawiyah Basri (Sufi wanita legendaris. Persia), Ibnu Sina, Avicenna (Tokoh kedokteran dan Ilmuwan Islam.Persia.) Abdul Qadir Al Jaelani: (Guru Besar Sufi. Pendiri Tarekat Qadiriyah. Persia), Ibnu Arabi (Ahli Ilmu Islam dan Master Sufi. Spanyol), (Muhammad Al Ghazali (Sarjana Sastra Islam. Persia), Hazrat Nizamuddin Aulia (Master Sufi. Guru Spiritual dari Hazrat Chisti, India), Hazrat Muhyinuddin Chisti (Pendiri Orde Chisti. India), namun sayangnya dari tokoh-tokoh ini sebagian besar adalah sufi
    kalo Nabi Muhammad memang sudah jelas di garansi masuk surga sama Allah, kalaupun beliau makan daging (tapi nurut saya pribadi beliau vegetarian tapi ga dianjurkan pada umatnya yg di arap sono soale makan daging di sono adalah bagian dari budaya,dan org2 suci itu ngak pernah ngorbanin mahluk lain untuk menunjang kelangsungan hidupNya)Beliu adalah Nur Muhammad tapi mengapa beliau masih buanyak mengejarkan amalan2 sunah… lha kita hihi ngaku2 umat Muhammad tapi sunnah2 aras2sen jujur deh lho yg gak di ajarkan Nabi Muhammad ga boleh dan bid’ah, emangnya kita pernah ketemu Beliau jadi sudah tau jelas dan pasti ajaran2 Beliau jadi dengan pedenya mengeluarkan hukum haram.. bisa jadi Beliau di suatu tempat jamuan makan Beliau ambil sepotong daging, tapi dengan kecerdikan Beliau ,beliau cuma makan sampinganya, seperti cara org2 sufi.. maaf aku pernah baca hadis ” sesunguhnya banyak ajaran2 Nabi yg diajarkan kepadaku tapi kalau diajarkan ke ummatnya aku pasti di bunuhnya” kurang lebihnya begitu maaf
    kalo kaum sufi, beliau2 sadar betul bahwa beliau tidak mempunya kekuatan seperti Nur Muhammad, maka beliau2 bener2 sangat hati2 apalagi dalam hal makanan. ngak makan daging ga mati malah tambah sehat JIWA dan raga

  32. maaf ini artikel dari Dee Idea

    Dua Pertanyaan Yang Berarti

    Tulisan berikut terlahir dari komentar yang dilontarkan dalam forum blog ini. Untuk itu, saya sangat berterima kasih pada Heikal, yang dalam pertanyaannya telah memberikan ruang bagi satu perenungan penting bagi kita semua. Heikal mengungkapkan sesuatu, yang menurut saya, juga kerap terlintas dalam benak kita semua:

    “Tidakkah penghentian konsumsi protein hewani akan menghasilkan masalah baru? Misalnya konsumsi telur dihilangkan. Entah berapa pekerja yang ikut kehilangan pekerjaan seiring dengan menghilangnya telur. Pekerja di peternakan, buruh pabrik pakan ternak, dan lingkungan tempat pabrik itu berada kehilangan potensi ekonominya. Dan hal ini akan berlangsung di seluruh dunia… Belum daging, ayam, ikan (tawar & laut), dan produk hewani lainnya. Berarti semua peternakan penghasil daging, juga nelayan, pasar ikan, dan semua mata rantai jaringan distribusinya, dan semua pekerja sampai lini terakhir, akan berpotensi kehilangan pekerjaannya. Mereka semua akan jadi korban kebijakan vegetarian. Terbayang di benak saya kerusuhan massal yang sekiranya mungkin terjadi… Ketika harga solar naik, pemerintah sulit membantu para nelayan karena mereka adalah nelayan! Mereka tidak mampu beralih profesi menjadi petani, misalnya… Pola vegetarian bisa diterapkan, tapi tidak dalam waktu singkat. Mungkin, sekali lagi mungkin, harus melalui proses, katakanlah, kerusuhan, harga-harga produk pertanian yang meningkat, kemiskinan bertambah, dan tetap terjadi pertempuran kepentingan antara penggunaan lahan untuk pertanian sebagai konversi dari industri hewani, dengan kebutuhan manusia akan lahan untuk tempat tinggal.”

    Mari kita renungkan perlahan dan mendalam. Sekalipun pertanyaan dan pernyataan di atas sangat menarik dan mengusik, menurut saya semua itu bersifat spekulatif, dan jika ada yang tergerak untuk menjawab, maka jawaban yang diberikan pun otomatis juga cuma spekulasi belaka. Bagaimana jadinya jika satu dunia serempak sim-salabim jadi vegetarian? Saya tidak tahu. Saya tidak yakin ada yang tahu. Saya bisa saja berfantasi demi menjawabnya, tapi tentu tidak akan banyak berguna. Jadi, pertama, mari kita pilah mana fantasi, mana fakta.

    Faktanya, gaya hidup termasuk pola makan kita memiliki jejak gas rumah kaca yang tidak kecil. Hal itu bisa dihitung secara matematis, dan sudah diungkap di mana-mana. Jika masing-masing dari kita menghapus jejak tersebut, sedikit atau sekaligus, secara matematis tentunya terjadi perubahan pada wajah Bumi.

    Namun, tolong, sekali lagi kita renungkan pelan-pelan. Pola mental kita dapat menciptakan trik yang amat halus. Alih-alih berubah, kita malah asyik berspekulasi, membayangkan chaos yang terjadi kalau orang sedunia mengubah pola makannya, atau gaya hidupnya. Dan lagi-lagi, kita menunda perubahan demi penelusuran spekulasi. Mari kita pilah sekali lagi, mana fakta di depan mata, mana fantasi di kepala. Saya bisa saja berfantasi: apa yang terjadi kalau semua orang berhenti mengonsumsi BBM? Apa yang akan terjadi dengan seluruh pembangkit listrik di dunia, seluruh mesin-mesin yang digerakkan oleh BBM? Apakah mereka akan jadi onggokan besi tua tak berguna? Bagaimana nasib karyawan tambang minyak di seluruh dunia, Pertamina dan seluruh perusahaan minyak di dunia, tukang isi bensin, dll? Bukankah ini akan mengakibatkan pengangguran gila-gilaan? Kemiskinan, kerusuhan, bahkan perang? Satu penelusuran yang sangat fantastis dan menarik, tentunya. Kita bisa membayangkan apa pun, tapi bayangan Anda dan saya belum tentu benar. Mengapa? Karena semua itu adalah khayalan masa depan yang belum terjadi.

    Tapi ini yang terjadi: dunia memasuki krisis energi. BBM adalah sumber energi yang punya umur karena tidak bisa diperbaharui, jadi satu saat pasti habis. Semua itu adalah fakta.

    Sama halnya dengan vegetarian. Teman saya bahkan pernah berfantasi, kalau semua orang jadi vegetarian, rantai makanan di Bumi jadi kacau, karena populasi singa dan binatang buas lainnya jadi meledak akibat ketersediaan makanan mereka yang tahu-tahu membludak berhubung ternak-ternak itu dianggurkan manusia. Fantastis, bukan? Mata kita justru tertutup dari fakta bahwa kondisi sekaranglah yang tidak beres, karena manusia mengadakan intervensi alam dengan industri peternakan dan mengadakan miliaran hewan ternak. Kenapa tidak terjadi ledakan populasi kecoak atau cicak di dunia? Karena manusia tidak beternak kecoak atau cicak.

    Lebih lanjut, disebutkan pula:

    “Intinya, menurut saya, dari rantai kehidupan yang kita jalani sekarang, vegetarian bukanlah solusinya. Jika industri ternak sebagai penyumbang pemanasan global terbesar dihentikan, bukan berarti faktor pencetus pemanasan global berhenti… Logikanya begini, industri ternak & populasi hewan besar karena kebutuhan manusia akan ternak yang besar. Kebutuhan ternak yang besar karena populasi manusia di dunia ini juga besar. Jadi, seharusnya LAJU POPULASI MANUSIA-lah yang harus dikendalikan. Jadikan pertumbuhan populasinya 0% di seluruh dunia. Ini mustahil juga kan? Jadi kampanye Penanggulangan Pemanasan Global saat ini sudah sangat terlambat. Tak ada kata terlambat, kita harus mengakui keterlambatan itu…”

    Mari cermati pelan-pelan, benarkah industri ternak berkembang karena “kebutuhan” manusia? Jika benar isunya adalah butuh, bahwa manusia di Bumi ini “membutuhkan” hewan ternak sekian banyak demi memenuhi “kebutuhan” mereka, mengapa 3,6 miliar manusia mengalami kelaparan kronis? Mengapa 40 ribu orang mati setiap harinya karena kelaparan? Ke mana larinya enam miliar hewan ternak yang diadakan demi kebutuhan umat manusia? Ada 12 Mitos seputar isu “World Hunger”, dan mitos nomor tiga disebutkan: jumlah manusia yang terlalu banyak (www.worldhunger.org). Kita kerap berpikir, Bumi tak cukup memberi makan 6,5 miliar jiwa. Nyatanya, pertanian dunia masa kini mampu memberi makan semua manusia 2720 kalori per hari. Artinya, jumlah manusia bukanlah determinan mengapa kelaparan ada. Telah disebutkan, pakan ternak di Amerika tok sudah bisa memberi makan 1,3 miliar orang. Jadi, benarkah industri hewan ternak tumbuh karena manusia butuh? Menurut saya, industri ternak tumbuh karena nurani kita lumpuh. Demi profit, satu penelitian atas tikus setengah abad yang lampau menjadi acuan bagi kita untuk mengisi perut. Demi sepotong lidah panjang 10 senti, kita jadikan lambung kita kuburan bagi ratusan hewan, yang dalam kaca mata besarnya juga menjadi kuburan bagi saudara-saudara kita.

    Satu catatan penting mengenai laju populasi manusia. Sesungguhnya, sejak tahun 1987, laju populasi manusia di dunia menurun dengan rata-rata pengurangan 2,1 juta manusia per tahun. Jika kecepatan ini bertahan, kita akan mencapai titik zero population growth dalam waktu dua puluh tahun (www.overpopulation.net). Dan kecenderungan dalam enam tahun terakhir bahkan menunjukkan penurunan yang berangsur lebih besar lagi. Jadi, apakah mungkin terjadi pertumbuhan populasi nol? Sangat mungkin. Kita bahkan sedang berproses menuju ke arah sana. Di atas kertas, kita bisa menganggap hal ini sebagai kabar baik. Namun, penurunan laju penduduk tidak selalu berarti “baik”, karena dalam penurunannya, yang terjadi adalah kelaparan meningkat, penyebaran penyakit bersifat epidemis, dan sebagainya. Dua faktor yang paling berperan adalah krisis pangan dan air, yang lagi-lagi bermuara pada faktor eksploitasi lingkungan yang tidak berpihak pada kelestarian alam.

    Sekali lagi, mohon direnungkan dalam-dalam. Mengapa kita susah sekali mencerna fakta-fakta ini? Mengapa kita lebih mudah berspekulasi ketimbang bertindak? Mungkinkah karena ini adalah pembiasaan sistemik yang sudah begitu merasuki sistem berpikir kita, yang kemudian membentuk cara pandang kita terhadap hidup dan dunia?

    Saya percaya, kunci spesies manusia bisa bertahan dan berevolusi hingga detik ini adalah karena kemampuannya beradaptasi. Itulah satu-satunya modal sejati kita untuk bertahan hidup. Perubahan menuju zaman baru tidak terelakkan, dan mereka yang bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi. Dari detik kehidupan bermula, demikianlah rumusnya. Like it or not. Semua pemain dalam industri energi harus beradaptasi, mau tak mau. Para petani dan peternak, sama halnya dengan para pekerja lain di dunia yang terus berubah ini, harus beradaptasi, tanpa kecuali. Semua makhluk hidup harus beradaptasi dengan perubahan iklim, tanpa bisa menolak. Ada yang masih bertahan, ada juga ribuan spesies lainnya yang sudah punah, dan akan punah. Di akhir abad ini, beruang kutub diperkirakan akan punah. Bisakah Anda bayangkan, jika kita berpikir dari sudut pandang beruang kutub? Bagi mereka, mencairnya kutub adalah kiamat total. Sementara kita, manusia, masih bisa asyik berspekulasi ini-itu. Begitu banyak makhluk dipaksa beradaptasi di ujung batas hidup dan mati selagi saya dan Anda berkorespondensi lewat blog ini. Dalam hitungan detik, eskalasi kepunahan berbagai spesies terus meroket.

    Saya tidak ambil pusing tentang spekulasi skenario perubahan pola makan dunia bukan karena tidak peduli. Tapi karena hal itu tidak sanggup saya kendalikan. Lalu untuk apa saya membuang waktu? Kadang-kadang, kita terus berlarut memikirkan orang lain dan situasi yang tidak bisa kita kendalikan, dan lagi-lagi, melupakan kendali yang paling riil dan bisa kita pakai segera: kendali pada diri kita sendiri. Sejenak, lupakan nelayan, lupakan peternak, lupakan pemerintah, lupakan siapa pun yang ada di luar diri Anda. Termasuk saya.

    Sekarang, mari bertanya: siapa Anda? Apa yang Anda bisa lakukan? Menurut saya, dua pertanyaan itulah yang paling berarti. Sisanya fana.

  33. maaf, nyambung dikit

    kok debatnya tentang Islam tetapi dimulai dari yang non Islam. lebih anehnya lagi yang debat jadi orang Islam (paling nggak ngakunya gitu).

    tertulis di atas : Lebih jauh Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen, seorang Sufi Islam mengatakan;

    “Pada suatu ketika rasul Allah berkata kepada keponakannya, ‘Ali…. dst. Ali bukan keponakannya baginda Rasul tetapi adik sepupu/misan juga menantunya. dari sini sudah ketahuan kesalahan si penyitir.

    dari den b agus nulis : kalo Nabi Muhammad memang sudah jelas di garansi masuk surga sama Allah, kalaupun beliau makan daging (tapi nurut saya pribadi beliau vegetarian tapi ga dianjurkan pada umatnya yg di arap sono soale makan daging di sono adalah bagian dari budaya,dan org2 suci itu ngak pernah ngorbanin mahluk lain untuk menunjang kelangsungan hidupNya).
    Yang tertangkap di sini sudah tingkat suci, orang yang punya ilmu laduni (jika Islam), ngerti sadurunge winarah (wong Jawa gitu lho!), singkatnya sudah masuk tingkat hakekat.
    Sedangkan pendapat lain masih cethek, remeh yaitu di tingkat syari’at. Dan pastinya pendapat keduanya nggak ketemu.
    NGRUJAK SENTHUL, siji kolor siji kathul!
    Apa perlu diperpanjang? Nek di dhawakke, opo tumon? Luwungan siep boss, melajah kepercayaan bedidi-bedidi. Sing ada kepercayaan yang dadi disalahkan, orang nya lah yang salah.
    Boss-boss yang masih di tingkat syari’at (kayak saya), masih kah perlu diperpanjang? Mending ikut majelis taklim aja, belajar lebih giat untuk tetap di syari’at. Diskusi bagus, dialog bagus; tetapi jika landasan berpikir udah beda yang mending sowang-sowang. Camkan “aja bagimu agamamu dan bagiku agamaku”, dan jika bisa pelajari bagaimana ayat ini turun.

    Bravo boss-boss Ngrayana!!

  34. ngarayana // August 18, 2009 at 3:21 pm //

    Bro, kenapa kepiting dan binatang yang hidup di dua tempat juga di haramkan? Sementara ayat Al-Qur’an hanya 9000, apakah itu sudah melarang dan menganjurkan sekian juta jenis mahluk yang bisa di konsumsi manusia?

    Mengenai Vegetarian dalam Veda tidak dilarang secara keras, tapi di anjurkan. Kenapa? Karena mahluk hidup diberikan kebebasan untuk melakukan apapun, tetapi tentunya ada konsekuensinya. Tetapi jika seseorang berkeinginan mencapai Tuhan dengan jalan Yoga, maka dia harus vegetarian sesuai dengan penjelasan panca yama bratha dan panca nyama bratha sebagaimana dalam artikel http://narayanasmrti.com/2009/08/kesaktian-yoga/

    Kira-kira jika anda menuruti perintah Allah, apakah Allah diuntungkan? Atau jika Anda mengingkari perintah Allah, apakah Allah rugi? :-)

    Terus bagaimana dengan bukti-bukti yang sudah saya paparkan secara ilmiah mengenai bahayanya Daging di atas bro? bisa di bantahkan ga? Anda dengar radio BBC tadi pagi jam 5 ga? Disana juga dipaparkan bahayanya mengkonsumsi daging olahan seperti sosis, karena dapat meningkatkan probabilitas kanker. Bagaimana menurut anda?

  35. ngarayana // August 18, 2009 at 3:32 pm //

    Ga usah heran konying, pernyatan Islam di sini tidaklah mewakili semua orang Islam, karena seperti kita tahu aliran dalam Islam sangat banyak dan saling bertentangan satu dengan lainnya. Tengoklah aliran sunni dengan syiah…..! Padahal nabi mereka satu, kitab sucinya satu, tapi kenapa harus bertengkar?

    Di India, debat agama selalu berlangsung dengan kepala dingin. Antara perguruan Veda sering diadakan debat akan suatu topik, tetapi nyatanya tidak pernah ada kasus perang antara aliran Hindu kan? Kenapa kira-kira?

    Nah, demikian juga debat disini, saya harap kita bisa berkepala dingin dan menggunakan logika kita dengan tetap memandang semua mahluk bersaudara dan sma-sama ciptaan Tuhan. Kalau semua punya pandang seperti itu, saya yakin debat disini tidak akan bermasalah. Bukan begitu?

  36. yaitulah ihsan, iman, islam…. mo diatas apa mo dibawah terserah saudara2 islam lainya… intinya kalo bisa jangan mengharamkan vegetarian dan yg vegetarian juga ga meng haramkan daging.. itu pilihan KEBIJAKSANAAN individual jadi kan ga masalah kalo berpantang makan daging… bagi saya vegetarian adalah spiritual injection gitu
    kalo masih mo pake karburator ya terserah semua ada nilai kompensasinya ada resiko dan untungnya ok bro
    kita islam wajib sholat 5 waktu ya biar kita pikiran, hati dan jiwa kita tenang.. kalo ngakunya sholat tapi sering emosian ya maaf nurut aku sholatnya belum nyambung…
    stay cool

  37. saya perlu luruskan, kalau di KFC yang ayamnya di ambil di PT CPI maaf disingkat saja, yang di Cikande, maka jangan kuatir, karena setiap ayam nya di potong dengan menggunakan kaidah islam ..jadi benar benar halalan wal toyiban

  38. binal parisa // September 7, 2009 at 9:08 pm //

    hua..
    terlepas dari polemik haram/ tidak..tp aku lebih condong k vegetarian..
    slain menyehatkan, masa Qta selaku manusia (daging) : ” masa daging makan daging “..simple kan?

    hewan gapapa kanibal karena emang g punya pikiran, punyane naluri.

    tapi kalo manusia? udh dibekali pelajaran PPKN masih aja “Jeruk makan jeruk?”

  39. Mbak hermi.. apapn carany hewan saat dpotong itu mrasakan sakit, ktakutan, g rela dan bs mrasa sedih atau anak telurnya dbunuh.. kjam bgt y anda..

    mnrt anda hewan itu cm maenan yg bs hidup krn ad baterainy aj…manusia dan hewan itu sma2 mmpunyai roh(atma) yg sama bs mmbrikan khidupan, kita bs mjd hewan stlh mati jika yg kita lakukan cm mmikirkan knikmatan indera2 kita sj..bhkan diri anda mngkn prnh mjd bnatang.. cm manusia mmiliki ksadaran n budhi..

    krn sma2 ad roh(atma) kita makan dggng hewan itu y sm dg mmbunuhny…
    dan jika kita cm tnggl makan, sma aj anda mmbnh tdk lngsng dan mjd kuburan!!

    sekejam2 hewan ttp lbh kejam manusia slama msh Himsa!!
    camkan itu!!

  40. “semua yang ada didarat, dilaut dan dilangit berdzikir menyebut asma Allah, tidakkah kalian mengerti”
    manusia diberi kuasa atas dunia ini ( termasuk binatang) sama Allah, itu ada dalam Ayat Al-Qur’an, TAPI kuasa yg memberi rahmatlilalamin bukan sok kuasa. raja berkuasa atas rakyatnya, bukan berarti raja bisa seenaknya untuk membunuh rakyatnya, jadi raja yang BIJAK adalah raja yang berkuasa untuk memakmurkan rakyatnya.
    andai ada hewan yg mau kita sembelih trus kita ucapkan do,a2 kemudian hewan itu mendatangi kita dan mau untuk kita sembelih tanpa harus memeganginya atau kalo sapi/kambing tanpa harus kita mengikatnya, mereka (hewan) dengan ihklas mau kita makan, itu benar2 kita berkuasa atas mereka. tapi sayang 1.000.000 sayang hal itu ngak pernah ter jadi miski kita sudah sebut nama Tuhan berkali2 way…way… karena bukan itu yn diinginkan dalam Al_qur’an

    salam

  41. Trima kasih dgn postingan2nya….saya jadi bisa lebih ngerti agama lain, dan bisa banyak pengetahuan :D

    Teruskan sharing2 pengetahuan spt ini, tanpa diisi dengan kebencian ato hal buruk apapu :D

    Peace & salam

    I’m vegetarian

  42. penunggang onta // April 18, 2010 at 9:05 pm //

    Ya Allah, terima kasih atas iming-imingMu perihal kenikmatan surga. Tapi sayang itu cuma sekadar iklan doank yang belum terbukti karena surga baru bisa dinikmati setelah kiamat

    Ya Allah, terima kasih telah kau bukakan mata hatiku untuk memujamu di jalan Sanatana Dharma.

  43. Merujuk pengalaman pribadi, tentunya tidak bisa dijakan bahan diskusi. tapi saya hanya ingin sharing saja. tidak ada hubungannya dengan agama apapun dalam cerita saya.

    Saya adalah pengemar makanan daging, hingga sampai sekarang, namun pernah saya memiliki pengalaman bahwa pada suatu waktu saya tidak memakan daging ataupun kaldu selama hampir lebih dari dua minggu, karena alasan yang sepele. saya tidak punya cukup uang untuk membeli daging, walaupun ayam yang murah sekalipun. Hitung punya hitung sambil menunggu gajian berikutnya, saya hanya mampu membeli sayur-sayuran untuk saya makan. satu hari saja bersama sayur, badan saya lemas dan pusing, dua hari untuk aktivitas kantor rasanya mau pingsan, hari ketiga saya serasa makan sayur tidak membuat saya bertenaga. Padahal saya makan sayur cukup banyak. Hari keempat saya mulai agak terbiasa hingga hari ke tujuh, saya mulai terbiasa. Ada perasaan aneh yang tidak biasa saya rasakan pada tiap-tiap harinya dan itu adalah perasaan lebih tenang, tidak kemrungsung, tidak gampang marah. pertama-tama saya tidak menyadari hingga orang-orang disekitar saya yang menegur saya, “kok tumben kamu nggak kemrungsung.” saya juga merasa apa yang dikatakan teman saya itu ada benarnya. kupikir baiklah kalo memang aku jadi lebih baik. akhirnya datang waktu yang dinanti-nanti, aku dapat gaji dan bisa makan enak, yang akhirnya aku mulai beli bakso lah, masak ayam lah dan paling nggak dua hari sekali pasti aku makan ayam atau danging. Tapi berbandin lurus juga dengan kondidsi mentalku, yang kembali menjadi kemrungsung, menjadi lebih emosi dan menjawab hanya untuk memuaskan emosi, tidak bisa berpikir jernih. Disinilah aku muai mencari apa ya, kok aku jagi begini, selidik-punya selidik saya mencurigai kondisi saya yang tidak mengkonsumsi daging seama 2 minggu, tadinya saya tidak percaya, dan akhirnya saya coba lagi, tentunya bukan karena uang tidak cukup kali ini, tapi karena rasa ingin tahu saya. Dan memang benar, mungkin ini cocok-cocokan, saya merasa menjadi lebih “adem” dengan kondisi tidak memakan daging. istiah lebih tepatnya adalah mengurangi konsumsi daging. dan saya merasa nyaman dengan diri saya yang bisa berubah, untuk tidak emosian. Emosian itu capek lho dan membuat capek pikiran, menjadikan saya sangat gampang, loyo, gampang capek, gampang pusing, pokoknya efeknya banyak gak sehatnya”
    Dengan tidak makan daging untuk beberapa hari percobaan ini, ternyata secara langusung membuat badanya saya lebih fit dan saya merasa lebih enak untuk melakukan aktivitas apa-apa. termasuk berkomuikasi dengan orang lain menjadi lebih nyaman, mungkin karena badan fit jadi apa-apa enak kali ya :)

    Mulai dari sinilah saya malah pengen menjadi vegetarian, tidak ada dalil apa2 sih yang menyuruh saya behenti menkonsumsi daging. hanya karena efek yang saya rasakan saja. Hanya sampai sekarang, masih belom bisa menjadi vegetarian murni. kadang kalo ada acara undang atau rapat masih belum bisa menahan godaan kalo makan siangnya masakan ayam atau daging.

    DAN menanggapi pertayaaan, apakah vegetarian diharamkan atau tidak, menurut saya kembali lagi pada masing-masing individu mungkin, karena makanan itu kan langsung berpengaruh ke dalam tubuh kita, apabila yang kita makan itu menjadikan kita “rusak” baik secara harafiah dan secara sudut pandang yang lain yaa..tentunya apa-apa yang menjadikan kita rusak itu ya haram. Tapi apabila ternyata membawa efek yang baik untuk kita, baik secara tidakan, pikiran dan tidakan kita berefek membawwa kebaikan untuk semua lingkungan sekitar, kurasa ini malah wajib dilaksakan. Jadi kurasa kembai kepada masing-masing individu saja.

    catatan tambahan :
    ditambah saya memang tidak tega melihat binatang dibunuh walaupun disembeihnya sudah dengan cara doa yang benar, tetap saja saya nggak tega, apalagi kalo ingat cara sapi, kambing dan ayam dibunuh, waaah ini sangat membantu saya untuk STOP membeli daging. Saya pernah lihat sapi keluar air matanya..mungkin binatang juga punya perasaan, mungkin sapi tahu kalo mau dibunuh dan dia ingat anaknya (sapa yang tahu)..kita semua tahu binatang juga punya naluri..hanya bintang tak berakal budi.

    sekarang ini mengingat-ingat ini, adalah cara ampuh saya untuk menahan godaan konsumsi daging.
    makasih ya buat waktunya :)

  44. aduh… dagelan berlanjut, ya TUHAN disini ada orang-orang yang merasa agamanya paling benar merasa paling tahu tentang ENGKAU sedang mereka saling hina dan fitnah yang diperhalus dengan sindiran yang menumpang pada ajaran-ajaran suciMU. jika mereka khilaf karna ilmu yang tak sanggup ditampung otak dan dikendalikan hatinya luaskanlah wadah mereka agar lunak hati mereka dan menjadi penerang dunia, jika mereka dadjal yang menyebar fitnah pada umatmu yang beriman maka percepatlah kuasa Imam Mahdi didunia agar tumbuh takut dihati mereka.

    ya TUHAN sampaikanlah doa hamba kedalam sanubari mereka dan jauhkanlah hamba dari fitnah dan kesombongan maluk lain dan diri sendiri

  45. Nak_bagus // October 18, 2010 at 4:02 pm //

    @ kupray

    Biar ga ada fitnah dan kesalahan, diskusi dunk….. jangan cuman cuap-cuap ga karuan dan membalikkan fakta

  46. bodogendeng // October 18, 2010 at 4:42 pm //

    @kupray
    …… jika mereka dadjal yang menyebar fitnah pada umatmu yang beriman maka percepatlah kuasa Imam Mahdi didunia agar tumbuh takut dihati mereka…….

    koment…
    oh alangkah bagusnya doa-doamu
    bacalah QS lebih banyak lagi agar doamu tidak menyengsarakan manusia lain. berhentilah membuat manusia lain sengsara dengan teror dan jihad atas nama allah.

  47. Bismillah, ya ALLAH jagalah lisan dan hati hamba dari fitnah dan kesalahan.

    @bodogengeng
    doa saya tidak menyengsarakan orang lain ko’ kalo pengen nyengsarain orang lain saya berdoa semoga mereka tersesat selamanya dari jalan yang baik. saya setuju tuh sama komen anda Alquran perlu dibaca orang banyak agar tidak terjadi fitnah teror dan perbuatan salah, kesalahan terjadi karna umat yang tak mempelajari dan memahami Alquran dengan baik, kayaknya anda sudah hatam Alquran ya? mudah mudahan anda bisa memahami dan mengambil kebaikan yang ada didalamnya, insyaALLAH saya selalu membaca dan berusaha memahami isi Alquran dengan bijak dan cerdas agar tidak ada fitnah dan kesalahan seperti yang sering terjadi.

    @Nak_bagus
    fakta yang terjadi disini lebih banyak orang saling hina tentang agama orang lain (keluar pokok bahasan)dari pada yang mencari solusi dan penjelasan haram tidaknya vegetarian di islam, islam tidak mengharamkan vegetarian yang diharamkan selain makanan yang jelas tertulis di Alquran, pasti teman-teman sudah tau apa aja, selain itu islam mengharamkan(melarang) perbuatan berlebihan(salah satu kategori kafir)seperti membunuh apabila tidak terancam nyawanya, berfoya-foya, bunuh diri, membunuh anak kecil,perempuan,orangtua,pendeta,orang yang tidak berperang, dan segala hal yang berlebihan yang merugikan orang lain bahkan memuji para nabi secara berlebihanpun diharamkan, masalah bom bunuh diri dan teror itu perbuatan orang bodoh atau dibodohi oleh orang kafir( orang-orang yang merusak alam/mengambil keuntungan dari kekacauan) yang menyusup kedalam islam, karna didalam Alquran, hadist dan sunah belum pernah saya temukan satu keteranganpun yang membenarkan perbuatan itu termaksud pembunuhan perempuan vegetarian itu kalau menurut saya itu termaksud perbuatan yang berlebihan (kafir).Yang saya ketahui selama tidak merugikan diri sendiri dan orang lain vegetarian sah-sah saja apalagi kalau untuk kesehatan.

    kategori kafir yang paling utama bukanlah apakah orang itu kristen,hindu atau budha tetapi orang yang meyembah selain Tuhan yang maha esa(tungal),menyembah melalui perantara, melakukan perbuatan berlebihan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,melakukan perbuatan yang merusak alam,orang yang melanggar ajaran (kitab-kitab suci yang diturunkannya). jika orang islam melakukan hal tersebut diatas maka iapun termaksud dalam golongan kafir dan diwajibkan baginya bertaubat dengan sesungguh-sungguhnya,bahkan menurut saya bunda teresa dan mahatma gandhi lebih islam dibanding orang islam kebanyakan.

    semua ajaran agama pada dasarnya sederhana dan mudah dipahami dengan hati yang jernih, umatnya saja yang membuat rumit dan mengambil keuntungan untuk tujuan yang ga baik
    mereka itulah yang disebut kaum munafik” mudah mudahan kita semua tidak termasuk dalam golongan itu”

    @ngarayan:
    Bli, saya mau saran, tolong penulisan setiap judul bahasan antar agama di perbaiki karna menurut saya aga’ profokatif seperti VEGETARIAN DIHARAMKAN DALAM ISLAM? lebih baik kalau APAKAH VEGETARIAN DIHARAMKAN DALAM ISLAM begitu juga judul yang lain terkesan bli menjelekan agama lain secara halus, jadinya mengundang debat kusir diantara para pencari ilmu.

    mohon maaf jika ada perkataan saya yang menyinggung atau salah karna yang benar hayalah dari ALLAH.

    janganlah mengeluh karna satu keluhan hanya mendatangkan keluhan yang lain.

    Wasalam, semoga kita semua selalu dijagaNYA dalam jalan yang benar

  48. yosi dwita // May 28, 2011 at 9:25 am //

    Alhamdulillah Islam adalah agama yang bisa menjawab semua pertanyaan dalam menjalani hidup ini. Dalam islam sudah sangat jelas bahwa kita tidak dibolehkan makan makanan yang diharamkan oleh syariat Islam. Maka tidak haram kalau kita hanya ingin makan sayuran saja,sama halnya apabila kita hanya ingin makan daging saja. Selama tidak makan yang haram berarti itu tidak berdosa asalkan alasannya jelas untuk hak asasi manusia dan bukan untuk mengimani suatu paham. Jadi apabila anda tidak suka makan daging dan hanya ingin makan sayuran maka jalani saja apa yang anda sukai dengan catatan jangan menganggap diri anda vegetarian tetapi anda hanya makan sayuran karena sayuran adalah makanan yang menyehatkan,mengurangi kolesterol,diet yang sehat,membuat awet muda,mudah didapat,lebih mudah cara memasaknya,lebih murah serta itulah makanan favorit anda.

  49. Allah Islam sudah tahu kalau dalam daging banyak keburukan (kolesterol), Ia mahatau di lebah ada khasiat apa, makanya alangkah indahnya Idul Adha dibuat setahun sekali. Normalnya ente-ente yang Islami ya makan daging setahun sekali.

    Saya jamin makan daging setahun sekali ga bakalan nyiksa badan ente!

    Yang vegetarian mah bebas,

    ente Islam tapi ente vegetarian total dengan alasan benci penyiksaan. Perasaan ente mulia bangat, Gan. Sama hewan aja sayang apalagi sama manusia ya, Ga, apalagi sama Allah. Salut!

  50. Ada orang berpendapat bahwa vegetarian itu tidak haram, kerena tidak di haramkan alquran, tapi juga ada yg mengharamkan. itulah sempurnanya islam, berbeda-beda tapi tetap satu kitab. Kesempurnaan islam lainnya adalah mengakomodasi setiap sifat, keinginan maupun hasrat liar bagi pemeluknya. Bagi yg suka beramal, ada ayat yg menyuruh beramal harta & tenaga bagi orang lain. Bagi yg suka puasa, ada ayat yg menganjurkan puasa. Bagi yg sifatnya brangasan dan suka berperang ada ayat jihad perang. Bagi yg libidonya tinggi dan bisa adil, ada ayat untuk poligami. Bagi yg suka lemah lembut, ada ayat utk lemah lembut.Bagi yg tidak bisa melepaskan sifat curiga/paranoid, ada ayat untuk mengarahkan sifat curiga/paranoid ke sasaran yg benar. Bagi yg tidak bisa menghilangkan sifat menghujat/menuduh/mengkambinghitamkan, ada ayat yang mengatur arah hujatan/ tuduhan yg benar. Pada dasarnya manusia itu punya banyak kekurangan, dan islam punya cara untuk mengakomodasinya. perbedaan aliran itu adalah rahmat. pertentangan2 antar muslim itu adalah hal yg biasa yg bisa mewarnai dunia. Banyak yg di untungkan dg perbedaan itu, di timur tengah misalanya, berapa tv yg meliput, berapa orang yg menikmatinya, itu contoh kecil saja. Marilah kita lihat dari sisi positifnya saja. Dunia itu sudah ada yg mengatur, apalah kuasa kita. – Mohon maaf jika kutipan komentar dari seseorang diatas salah. mohon koreksinya.

  51. Wah seru banget baca dr Awal sampe akhir, mata jd pedes. Ane Muslim dan kebetulan tinggal di Bali. Debat ok2 aja, ane juga sering debat ma temen2 Hindu tp sekedar fun dan olok2an.

    Vegetarian itu pola makan sebenarnya, bukan bersumber dari Agama. Dan di kitab Veda pun gk disebutkan, tp dipopulerkan oleh pengikut Hindu, komunitas di negara2 lain akhirnya jg mengikuti dan mempopulerkan, dan bukan karena alasan sepiritual, tp kesehatan semata, dan juga faktor kasih sayang pd binatang :)

    Tapi balik lagi sih, pertanyaan yg tetep mengganjal :
    Kalau seluruh manusia jadi vegetarian, apa gk tambah goyang keseimbangan alam di bumi ini?

    Pertanyaan itu selaras dg pernyataan bahwa tujuan Hindu adalah Moksa, pertanyaannya : Untuk Moksa secara Total harus menghindari segala sesuatu yg bersifat duniawi, bertapa, gk makan minum, sampai moksa dan menyatu dg Tuhan, trus, Berapa % jumlah orang hindu yang bisa mencapai Moksa itu ?? (ini belum bisa dijawab temen2 ane di Bali hikz)

    Salam, ya sebenarnya gk penting sih, hihi

  52. Menyambung……

    Pertanyaan & Jawaban

    ngarayana bertanya ::
    Bro, boleh tanya ga? Kita tahu bahwa di ajaran islam yang dilarang tidaklah banyak, bahan-bahan kimia seperti arsenik, ikan kembung yang beracun, beberapa jenis tanaman tropis yang tidak terdapat di gurun yang ternyata buruk untuk kesehatan dan bahkan beracun tidak diharamkan kan? terus apa halal dimakan juga?

    Jawab Toreex:
    Bahan kimia tidak disebutkan secara spesifik, tp yg membahayakan tubuh, itu sdh disebutkan haram broww. Logisnya siapa yang mau minum racun sianida misalnya. Atau siapa yang mau makan tempe goreng yang sudah dilumuri racun tikus? Kalau sudah tau itu membahyakan tubuh ya gk perlu dimakan. Itulah kenapa manusia dikasih pikiran untuk berpikir. Ganja yang bisa memabukkan haram karena segala yang memabukkan itu dilarang, apalagi yang mematikan ??? siapa yang mau ? Jadi sudah masuk di kategori broww.

    ngarayana bertanya ::
    Oh ya, saya tertarik dengan pernyataan anda agar saya mendapat hidayah. Boleh dijelaskan kenapa orang-orang non muslim harus menjadi muslim? Apa keunggulan Islam dan apa kesalahan agama yang lain bro?

    Jawab Toreex:
    Tidak ada kata HARUS bro, karena hidayah itu milik Allah SWT / hak prerogatif Dia. (bener gk kata itu )
    Yang harus dilakukan Muslim adalah mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat, ini pun ada tekniknya : dg the power of Kekuasaann (jika Penguasa), dg the power of Speech (kalau Ulama), dan the power of Heart (kalau gk punya keduanya wkwkkw. Kalau yang mentok ya bagimu terserahlah, bagiku terserah aku, gitu brow (AGAMA)
    Keunggulan?? Ya silakan ikuti debat2 di Youtube bro, banyak tu, tp maaf klo debat dg Hindu kyknya gk ada browww. Atau ntuk referensi baca di Wikipedia aja. Kalau baca Qur’an, tafsir, Asbabun Nuzul, Ijma’, Qiyaz dll wah perlu bertahun2 di pesantren browww, bisa pening

    ngarayana bertanya ::
    Bro, kenapa kepiting dan binatang yang hidup di dua tempat juga di haramkan?

    Jawab Toreex:
    Sejumlah peneliti menyatakan, kepiting bukanlah termasuk binatang yang hidup di dua alam, di darat dan di air. Kepiting merupakan hewan laut, atau sungai, sehingga media hidupnya adalah di air.
    Adapun kepiting yang ada di darat, dapat bertahan hidup karena adanya kantung air di dalam tempurungnya. Maka itu, kepiting pun tidak bisa berlama-lama di darat, sebab jika persediaan airnya habis, ia bisa mati.
    Berdasarkan kajian ilmiah tersebut, maka landasan hukum (illat) dari ulama masa silam menjadi kurang relevan lagi. Dan sesuai kaidah, jika illat-nya berubah, dapat berubah pula hukumnya.
    Sehingga, hukum mengonsumsi kepiting pun tidak lagi haram melainkan halal. Ini sesuai keputusan Komisi Fatwa MUI pada tanggal 15 Juni 2002 yang menyatakan bahwa kepiting halal untuk dikonsumsi sepanjang tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia.
    Sumber njiplak brow
    http://jakarta45.wordpress.com/2009/07/24/dialog-jumat-kepiting-haram-atau-halal/

    ngarayana bertanya ::
    Sementara ayat Al-Qur’an hanya 9000, apakah itu sudah melarang dan menganjurkan sekian juta jenis mahluk yang bisa di konsumsi manusia?

    Jawab Toreex:
    Pastinya broww. Qur’an itu sumber utama, Hukum Islam ada 4 : Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyaz. itu semua punya Tafsir yang sahih/bagus dan tidak sahih, makanya perlu belajar lebih dalam dan dalam lagi jika memang benar2 ingin memahami.

    Kalau tetang makanan halal dan haram itu sudah ada kategorinya broww :
    Makanan yang halal ialah makanan yang dibolehkan untuk dimakan menurut ketentuan syari’at Islam. segala sesuatu baik berupa tumbuhan, buah-buahan ataupun binatang pada dasarnya adalah hahal dimakan, kecuali apabila ada nash Al-Quran atau Al-Hadits yang menghatamkannya. Ada kemungkinan sesuatu itu menjadi haram karena memberi mengandung mudharat atau bahaya bagi kehidupan manusia.
    jenis-jenis makanan yang halal ialah:
    Semua makanan yang baik, tidak kotor dan tidak menjijikan.
    Semua makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
    semua makanan yang tidak memberi mudharat, tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah.

    Minuman yang halal ialah minuman yang boleh diminum menuerut syari’at Islam. Adapun minuman yang halal pada haris besarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
    Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia baik membahayakan dari segi jasmani, akal, jiwa maupun aqidah.
    Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya telah memabukkan seperti arak yang telah berubah menjadi cuka.
    Air atau ciran itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis (mutanajis).
    Air atau cairan yang suci itu didaatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran Agama Islam.

    Makanan yAng Diharamkan:
    Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala, darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (ini rangkuman 2 ayat)

    Dari dua ayat diatas, terdapat beberapa jenis barang yang terang-terang diharamkan, yaitu: Bangkai (kecuali bangkai ikan dan belalang), darah (kecuali hati dan limpa), daging hewan yang disembelih ata nama selain Allah Swt), binatang yang mati tercekik, terpukul, terjatuh, karena ditanduk binatang lain, diterkam oleh binatang buas, dan yang disembelih untuk berhala.
    Semua makanan yang keji, yaitu yang kotor, menjijikan.

    Semua jenis makanan yang dapat mendatangkan mudharat terhadap jiwa, raga, akal, moral dan aqidah.
    Bagian berupa daging. Tulang atau apa saja yang dipotong dari binatang yang masih hidup.
    Makanan yang didapat dengan cara yang tidak halal seperti makanan hasil curian, rampasan, korupsi, riba dan cara-cara lain yang dilarang agama.

    Minuman yang aram adalah mnuman yang tidak boleh diminum karena dilarang oleh syariat Ilsam. Adapun jenis minuman yang haram tersebut pada garis besarnya dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

    Semua minuman yang memabukkan atau apabila diminum menimbulkan mudharat dan merusak badan, akal, jiwa, moral dan aqidah seperti arak, khamar, dan sejenisnya.

    Minuman dari benda najis atau benda yang terkena najis.
    Minuman yang didapatkan dengan cara-cara yang tidak halan atau yang bertentangan dengan ajaran Islam.
    Selain dari makanan dan minuman yang halal dan yang haram ada pula makanan dan minuman yang dimakruhkan, artinya sebaiknya tidak dimakan dan tidak diminum karena lebih banya mengandung madharatnya dari pada manfaatnya. Contoh, petai, jengkol, bawang. Sementara itu untuk rokok, terdapat kontroversi, ada yang menyatakan haram dan ada pula yang menghukuminya makruh. Untuk memperdalam pengetahuan tentang hukum rokok, ada baiknya baca artikel berikut: Fiqh Khilafiyah NU-Muhammadiyah; Seputar Hukum (me)rokok.

    Sumber ane nyontek di sini brow haha:
    http://semuaguru.blogspot.com/2011/06/makanan-dan-minuman-yang-halal-dan-yang.html

    ngarayana bertanya ::
    Terus bagaimana dengan bukti-bukti yang sudah saya paparkan secara ilmiah mengenai bahayanya Daging di atas bro? bisa di bantahkan ga? Anda dengar radio BBC tadi pagi jam 5 ga? Disana juga dipaparkan bahayanya mengkonsumsi daging olahan seperti sosis, karena dapat meningkatkan probabilitas kanker. Bagaimana menurut anda?

    Jawab Toreex:
    Ya yang sudah jelas2 tau itu membahayakan jiwa, gk usah dimakan browww… walaupun aslinya halal. Sama spt yg disebut di atas, kalau tempe goreng sudah tau dilumuri racun tikus gk usah dimakan.
    Yang menyehatkan banyak, bebas lah, asal sesuai ketentuan yang berlaku.

    Penutup : Vegetarian itu pilihan browwww, tp seperti komentar sebelumnya. Akan menjadi haram jika dijadikan hukum wajib vegetarian, karena akan menafikan hukum Allah swt yang telah menghalalkan segala yg di bumi kecuali telah datang dalil yang mengharamkannya,

    Salam kompak persahabatan

  53. He..he… aya-aya wae kang… :))

  54. Sekarang saya yang akan mencoba menjawab ya bro…
    sayangnya saya tidak berkiblat pada Bali, tapi pada kitab suci Veda :)

    Hindu tidak pernah menganjurkan Vegetarian seperti yang anda sampaikan, tapi Hindu menganjurkan Vegetarian. Slokanya dalam Veda? Ada dunk… jangan salah…
    baca bahasan Vegetarian menurut Hindu di link ini ya:
    http://narayanasmrti.com/2011/02/pembunuhan-dan-vegetarianisme/
    http://narayanasmrti.com/2009/02/kenapa-harus-vegetarian/

    Bagaimana kalau seluruh manusia Vegetarian? Wah malah bagus bro.. coba baca ulasan ilmiahnya di sini:

    http://narayanasmrti.com/2009/08/selamatkan-semua-mahluk-dengan-vegetarian/
    http://narayanasmrti.com/2009/05/tidak-makan-daging-bisa-selamatkan-bumi/

    Pertanyaan itu selaras dg pernyataan bahwa tujuan Hindu adalah Moksa, pertanyaannya : Untuk Moksa secara Total harus menghindari segala sesuatu yg bersifat duniawi, bertapa, gk makan minum, sampai moksa dan menyatu dg Tuhan, trus, Berapa % jumlah orang hindu yang bisa mencapai Moksa itu ?? (ini belum bisa dijawab temen2 ane di Bali hikz)

    Oh disini konsep moksa anda sudah salah. Moksa bukan berarti menghindari segala sesuatu yg bersifat duniawi, bertapa, gk makan minum, sampai moksa dan menyatu dg Tuhan. Mengenai moksa sudah saya bahas juga dalam artikel: http://narayanasmrti.com/2011/09/simpangsiur-konsep-moksa/ he he he.. sorry kalau saya banyak merujuk ulang ya bro… maklum ajaran Hindu begitu banyak dan luas sehingga satu topik perlu penjelasan banyak artikel :D
    Ada banyak jenis moksa menurut Hindu. Moksa sendiri artinya tidak terikat pada hal duniawi. jadi bisa saja orang sudah moksa meski dia di dunia ini dan makan-minum seperti biasa. Dia disebut moksa karena dia tidak punya keterikatan sama sekali dan hal ini disebut jivanmukti. ada lagi moksa yang lain, tapi tidak semua moksa setelah mati disebut menyatu dengan Brahman. Moksa adalah sebagai pelayan Tuhan di dunia rohani… nah sekarang pelajari dulu link ini sebelum membahas moksa ya bro…

  55. Thanks commentnya bro…
    tapi web ini sudah dipindahkan ke web yang baru di narayanasmrti.com jadi mohon comment di sana aja kecuali web yang baru itu telah down lagi.

    ngarayana bertanya ::
    Bro, boleh tanya ga? Kita tahu bahwa di ajaran islam yang dilarang tidaklah banyak, bahan-bahan kimia seperti arsenik, ikan kembung yang beracun, beberapa jenis tanaman tropis yang tidak terdapat di gurun yang ternyata buruk untuk kesehatan dan bahkan beracun tidak diharamkan kan? terus apa halal dimakan juga?

    Jawab Toreex:
    Bahan kimia tidak disebutkan secara spesifik, tp yg membahayakan tubuh, itu sdh disebutkan haram broww. Logisnya siapa yang mau minum racun sianida misalnya. Atau siapa yang mau makan tempe goreng yang sudah dilumuri racun tikus? Kalau sudah tau itu membahyakan tubuh ya gk perlu dimakan. Itulah kenapa manusia dikasih pikiran untuk berpikir. Ganja yang bisa memabukkan haram karena segala yang memabukkan itu dilarang, apalagi yang mematikan ??? siapa yang mau ? Jadi sudah masuk di kategori broww.

    Lalu apa bahayanya makan daging babi, katak, ular, biawak dan sejenisnya? Seperti binatang haram ini saat ini bisa diolah dan dipelihara sehingga bebas penyakit kan?

    ngarayana bertanya ::
    Oh ya, saya tertarik dengan pernyataan anda agar saya mendapat hidayah. Boleh dijelaskan kenapa orang-orang non muslim harus menjadi muslim? Apa keunggulan Islam dan apa kesalahan agama yang lain bro?

    Jawab Toreex:
    Tidak ada kata HARUS bro, karena hidayah itu milik Allah SWT / hak prerogatif Dia. (bener gk kata itu )
    Yang harus dilakukan Muslim adalah mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat, ini pun ada tekniknya : dg the power of Kekuasaann (jika Penguasa), dg the power of Speech (kalau Ulama), dan the power of Heart (kalau gk punya keduanya wkwkkw. Kalau yang mentok ya bagimu terserahlah, bagiku terserah aku, gitu brow (AGAMA)
    Keunggulan?? Ya silakan ikuti debat2 di Youtube bro, banyak tu, tp maaf klo debat dg Hindu kyknya gk ada browww. Atau ntuk referensi baca di Wikipedia aja. Kalau baca Qur’an, tafsir, Asbabun Nuzul, Ijma’, Qiyaz dll wah perlu bertahun2 di pesantren browww, bisa pening

    jadi kalau umat Hindu melakukan sebar agama ke muslim ga salah kan bro? :)) Aku punya beberapa temen muslim yang pindah ke Hindu seperti contohnya Genta Apritura dan Nalini Chandra Devi dari lombok. Tapi anda tahu tidak bagaimana perjuangan mereka menjadi Hindu? Mereka dipersulit, dikucilkan satu kampung, diancam dibunuh dan bahkan mereka harus melepas PNS mereka dan kabur ke Bali demi menghindari pembunuhan. Bagaimana menurut anda akan hal ini?

    ngarayana bertanya ::
    Bro, kenapa kepiting dan binatang yang hidup di dua tempat juga di haramkan?

    Jawab Toreex:
    Sejumlah peneliti menyatakan, kepiting bukanlah termasuk binatang yang hidup di dua alam, di darat dan di air. Kepiting merupakan hewan laut, atau sungai, sehingga media hidupnya adalah di air.
    Adapun kepiting yang ada di darat, dapat bertahan hidup karena adanya kantung air di dalam tempurungnya. Maka itu, kepiting pun tidak bisa berlama-lama di darat, sebab jika persediaan airnya habis, ia bisa mati.
    Berdasarkan kajian ilmiah tersebut, maka landasan hukum (illat) dari ulama masa silam menjadi kurang relevan lagi. Dan sesuai kaidah, jika illat-nya berubah, dapat berubah pula hukumnya.
    Sehingga, hukum mengonsumsi kepiting pun tidak lagi haram melainkan halal. Ini sesuai keputusan Komisi Fatwa MUI pada tanggal 15 Juni 2002 yang menyatakan bahwa kepiting halal untuk dikonsumsi sepanjang tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia.
    Sumber njiplak brow
    http://jakarta45.wordpress.com/2009/07/24/dialog-jumat-kepiting-haram-atau-halal/

    Okay bro… sip aku mengerti, lalu apa mungkin suatu saat Babi akan menjadi halal karena bisa bebas penyakit? atau binatang lain yang juga serupa dengan kepiting yang dulu haram/halal bisa menjadi sebaliknya? Jadi kebenaran itu relatif ya? :D

    ngarayana bertanya ::
    Sementara ayat Al-Qur’an hanya 9000, apakah itu sudah melarang dan menganjurkan sekian juta jenis mahluk yang bisa di konsumsi manusia?

    Jawab Toreex:
    Pastinya broww. Qur’an itu sumber utama, Hukum Islam ada 4 : Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyaz. itu semua punya Tafsir yang sahih/bagus dan tidak sahih, makanya perlu belajar lebih dalam dan dalam lagi jika memang benar2 ingin memahami.

    Kalau tetang makanan halal dan haram itu sudah ada kategorinya broww :
    Makanan yang halal ialah makanan yang dibolehkan untuk dimakan menurut ketentuan syari’at Islam. segala sesuatu baik berupa tumbuhan, buah-buahan ataupun binatang pada dasarnya adalah hahal dimakan, kecuali apabila ada nash Al-Quran atau Al-Hadits yang menghatamkannya. Ada kemungkinan sesuatu itu menjadi haram karena memberi mengandung mudharat atau bahaya bagi kehidupan manusia.
    jenis-jenis makanan yang halal ialah:
    Semua makanan yang baik, tidak kotor dan tidak menjijikan.
    Semua makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
    semua makanan yang tidak memberi mudharat, tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah.

    Minuman yang halal ialah minuman yang boleh diminum menuerut syari’at Islam. Adapun minuman yang halal pada haris besarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
    Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia baik membahayakan dari segi jasmani, akal, jiwa maupun aqidah.
    Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya telah memabukkan seperti arak yang telah berubah menjadi cuka.
    Air atau ciran itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis (mutanajis).
    Air atau cairan yang suci itu didaatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran Agama Islam.

    Penjelasan yang menarik.. thanks bro

    Makanan yAng Diharamkan:
    Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala, darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (ini rangkuman 2 ayat)

    Dari dua ayat diatas, terdapat beberapa jenis barang yang terang-terang diharamkan, yaitu: Bangkai (kecuali bangkai ikan dan belalang), darah (kecuali hati dan limpa), daging hewan yang disembelih ata nama selain Allah Swt), binatang yang mati tercekik, terpukul, terjatuh, karena ditanduk binatang lain, diterkam oleh binatang buas, dan yang disembelih untuk berhala.
    Semua makanan yang keji, yaitu yang kotor, menjijikan.

    Saat ini di banyak restoran atau warung, yang membeli daging dari tukang jagal, sangat perlu disangsikan bahwa binatang yang disemblih itu didoakan dengan menyebut nama Allah, dan mungkin juga diolah dengan tidak sepatutnya. Bagaimana tuh bro? Anggap aja KFC, McDonal atau restoran “kafir” lainnya? :D

    Semua jenis makanan yang dapat mendatangkan mudharat terhadap jiwa, raga, akal, moral dan aqidah.
    Bagian berupa daging. Tulang atau apa saja yang dipotong dari binatang yang masih hidup.
    Makanan yang didapat dengan cara yang tidak halal seperti makanan hasil curian, rampasan, korupsi, riba dan cara-cara lain yang dilarang agama.

    Minuman yang aram adalah mnuman yang tidak boleh diminum karena dilarang oleh syariat Ilsam. Adapun jenis minuman yang haram tersebut pada garis besarnya dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

    Semua minuman yang memabukkan atau apabila diminum menimbulkan mudharat dan merusak badan, akal, jiwa, moral dan aqidah seperti arak, khamar, dan sejenisnya.

    Minuman dari benda najis atau benda yang terkena najis.
    Minuman yang didapatkan dengan cara-cara yang tidak halan atau yang bertentangan dengan ajaran Islam.
    Selain dari makanan dan minuman yang halal dan yang haram ada pula makanan dan minuman yang dimakruhkan, artinya sebaiknya tidak dimakan dan tidak diminum karena lebih banya mengandung madharatnya dari pada manfaatnya. Contoh, petai, jengkol, bawang. Sementara itu untuk rokok, terdapat kontroversi, ada yang menyatakan haram dan ada pula yang menghukuminya makruh. Untuk memperdalam pengetahuan tentang hukum rokok, ada baiknya baca artikel berikut: Fiqh Khilafiyah NU-Muhammadiyah; Seputar Hukum (me)rokok.

    Sumber ane nyontek di sini brow haha:
    http://semuaguru.blogspot.com/2011/06/makanan-dan-minuman-yang-halal-dan-yang.html

    Okay, masukan yang bagus bro

    ngarayana bertanya ::
    Terus bagaimana dengan bukti-bukti yang sudah saya paparkan secara ilmiah mengenai bahayanya Daging di atas bro? bisa di bantahkan ga? Anda dengar radio BBC tadi pagi jam 5 ga? Disana juga dipaparkan bahayanya mengkonsumsi daging olahan seperti sosis, karena dapat meningkatkan probabilitas kanker. Bagaimana menurut anda?

    Jawab Toreex:
    Ya yang sudah jelas2 tau itu membahayakan jiwa, gk usah dimakan browww… walaupun aslinya halal. Sama spt yg disebut di atas, kalau tempe goreng sudah tau dilumuri racun tikus gk usah dimakan.
    Yang menyehatkan banyak, bebas lah, asal sesuai ketentuan yang berlaku.

    Sip sip sip setuju bro…

    Penutup : Vegetarian itu pilihan browwww, tp seperti komentar sebelumnya. Akan menjadi haram jika dijadikan hukum wajib vegetarian, karena akan menafikan hukum Allah swt yang telah menghalalkan segala yg di bumi kecuali telah datang dalil yang mengharamkannya,

    Salam kompak persahabatan

    Sip… jadi intinya Vegetarian ga haram kan?

    Salam kompak juga…

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



%d bloggers like this: