Ka’bah adalah bekas kuil Hindu?

Mungkin hal ini terdengar terlalu kontroversial dan kadang kala dikaitkan dengan hoax oleh sebagian orang yang merasa kedudukannya/harga dirinya terancam. Namun, saya menyajikan artikel ini tidak bertujuan untuk merendahkan kredibelitas saudara-saudara muslim, melainkah hanya untuk membuka wawasan akan apa yang sebenarnya terjadi.

Kontroversi seputar ka’bah sudah menjadi perbincangan yang sangat hot di dunia maya. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh seorang pakar sejarah P.N. Oak. Beliau juga telah melempar isu yang tidak kalah menggegerkannya, yaitu tentang pengungkapan bukti sejarah yang menyatakan bahwa Taj’mahal pada dasarnya adalah sebuah kuil Hindu untuk dewa Siva (Tejo Himalaya) yang direbut oleh Mogul.

Di dalam Ka’bah terdapat sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ (kata-kata berkesan) yg disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;

Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen  phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem” (Halaman 315 Sayar-ul-okul).

Yang artinya;

Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…”

Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan yang berpusat di India pada masa lampau juga meliputi jasirah Arab. Bahkan kalau kita kembali pada penjelasan Veda, dalam hal ini Mahabharata disebutkan bahwa Bharatavarsa/Kerajaan kekuasaan keluarga Bharata mencakup seluruh dunia.

Menurut sumber dari http://civilizedproductions.com/television.htm mengatakan bahwa bekas peninggalan peradaban bangsa Maya di Amerika sangat sesuai dengan peradaban Veda. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian sistem pemujaan, sistem astronomi dan astrologi mereka yang ditulis pada tahun 300-200 SM

Sebuah laporan dari rusia juga menyebutkan bahwa disana ditemukan sebuah arca yang berbentuk menyerupai babi yang mengangkat benda bulat di moncongnya. Hal ini sesuai dengan kisah Varaha Avatara yang berwujud babi besar yang mengangkat bumi kembali ke posisi edarnya.

Di Kuwait juga ditemukan sisa-sisa arkeologi berupa pelat emas yang bergambarkan Ganesa yang membuktikan bahwa peradaban Veda pernah ada di sana.

Keberadaan Hindu di Eropa juga diperlihatkan dengan dikenalnya lambang Hindu, Swastika. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang Arkeologi Jerman Heinrich Schliemann. Mungkin hal inilah yang juga mempengaruhi Hitler dalam menyalahgunakan Lambang Swastika sebagai lambang Nazi disamping penyalah artian arti kata Aryan dalam literatur Veda yang dilakukan oleh Max Muller.

Kembali ke masalah peninggalan Hindu di Timur Tengah, di Istanbul, Turki, sebuah perpustakaan termasur bernama Makhatab-e-Sultania, mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian literatur Arab dalam perpustakaan tersebut terdapat sebuah antologi sajak-sajak Arab purba. Antologi ini disusun pada tahun 1742M dibawah perintah Sultan Salim yang terbuat dari harir – semacam sutera yg dibuat untuk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yang dihias dengan kertas emas. Antologi itu dikenal dengan nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dalam 3 bagian.

Bagian pertama mengandung biografi dan komposisi puisi-puisi penyair-penyair Arab Pra-Islam.

Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah jaman Nabi Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.

Bagian ketiga adalah tentang penyair-penyair sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid.

Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama kesultanan Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tersebut. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif tentang kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka’abah di Mekah. Ini berarti bahwa berkumpul di Mekah setiap tahun untuk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India). Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa Siva. Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji angat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga?

Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yg diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu.

Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka’bah di Mekah?

Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva?

Untuk masuk ke wilayah Ka’bah, umat muslim diwajibkan menggunakan jubah putih yang dililitkan ke seluruh tubuh. Mereka juga di wajibkan mencukur rambut dan janggut dan dalam keadaan bersih. Jika kita bandingkan dengan tradisi Hindu dalam memasuki tempat suci, kenapa hal ini sangat mirip?

Bandingkan gambar pakaian haji dan Hindu di atas!

Menurut Encyclopaedia Britannica, Ka’abah pada awalnya memilikii 360 arca yang pada akhirnya hanya disisakan 1 oneh Nabi Muhammad yang dikatakan diletakkan pada salah satu sisi Ka’bah.

Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga  jatuh bumi setelah disangga oleh Dewa Siva dan dipandang suci oleh Umat Hindu. Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Didekat Ka’abah juga ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM yang sampai sekarang dianggap suci.

Tidak terdapat masjid atau tempat ibadah muslim yang dikelilingi sebanyak 7 kali (Tawaf) selain dari Ka’bah. Hal ini sangat sesui dengan kebiasaan umat Hindu mengelilingi tempat ibadah/kuil/pura yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider. Kenapa tradisi ini dapat dilakukan di Ka’bah? Apakah hal ini bukan merupakan bukti yang menguatkan bahwa Tradisi Hindu masih terpelihara disana?

Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri disinyalir berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yang memuja Dewi Durga, yang juga dikenal sebagai Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini yang merupakan Sakti Dewa Siva.

Coba anda perhatikan gambar berikut ini;

Lambang Hindu : ‘OM’= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dengan angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dari huruf suci Veda “OM“. Jika simbol kata “Om” tersebut diputar 90 derajat, kenapa sangat mirip dengan gambar disebelahnya “Allah”?

Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan kerajaan India. Hal ini diindikasikan oleh Bulan Muslim ‘Safar’ yang juga menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta). Tradisi Muslim juga mengenal hari Gyrahwi Sharif tidak lain dari hari Ekadashi dalam tradisi Hindu (Gyrah = elevan atau Gyaarah) yang memiliki arti yang sama.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa penjelasan Veda tentang bulan dan konstelasi bintang berbeda-beda serupa dengan Qur’an Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari juga dikatakan berasal dari tradisi Veda bernama Panchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu, terutama di India. Uniknya, tradisi Muslim dalam membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat ternyata juga sama dengan aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’ dalam tradisi Veda.

4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisi Chaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan tidak suci.

Beberapa pakar mengatakan bahwa Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siva, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yg disebut dalam Islam sebagai Shabibarat.

Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

Hubungan antara jaman awal Islam dengan Hindu (India) juga diperkuat oleh keterangan Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, Jat, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Bahkan ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil tabib Ayurvedic (kedokteran Veda),\ dari suku Jat untuk menyembuhkannya. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Dewa Siva yang taat. Ia menolak untuk masuk Islam dan akhirnya tewas oleh seorang pengikut Nabi yang fanatik. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siva. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul :

“Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru

Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru

We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa

Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru

Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA

Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru

Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman

Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru

Massayaray akhalakan hasanan Kullahum

Najumum aja- at Summa gabul HINDU”

Artinya;

Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia

Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, Kuru, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhammad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan Arca dan Kuil (Ka’abah).

Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka’abah yang menyimpan 360 arca dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua arca tersebut kecuali arca yang paling utama, yaitu Batu Hitam [Hajar Al Aswad] / Siva Linggam / Lingga Siva. Dewa Siva dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siva dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siva.

Melihat bukti-bukti di atas, mungkinkah Ka’bah pada awalnya adalah sebuah Kuil Siva (Hindu)?

Sumber:

  1. http://faithfreedom.org
  2. http://answers.yahoo.com
  3. http://www.hindu-forum.org
  4. http://www.archaeologyonline.net

413 Comments

  1. yohanes haron

    Salam Kenal…

    Mengenai pertanyaan2 Anda itu, sudah sangat banyak jawabannya di blog ini. Silakan saudara baca-baca. Jelajahi perlahan-lahan tulisan dan komentarnya. Tentang Kasta yang di Bali menjadi Sistem Wangsa, tentang ayat Gotama Smrti yang anda kutip terjemahan ngawurnya itu. Semua sudah ada. Selamat membaca… Tapi sebelum itu, ada bainya anda kunjungi link ini dulu. http://exmuslim.wordpress.com/ Di sana banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang harus anda beri klarifikasi. Bagaimana pembantaian yang dilakukan tentara Allah terhadap jutaan orang Hindu. Bagaimana pemerkosaan2 terhadap tawanan perang juga dikemukakan di situ. Bagaimana nafsu birahi dilampiaskan kepada perempuan dengan tanpa batas juga dipaparkan di situ. Saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan ajaran Anda. Tapi memang Anda dan all muslim yang peduli terhadap ajarannya perlu melakukan klarifikasi. Silakan bantah dengan ayat-ayat yang sahih sebelum Anda minta penjelasan tentang kasta. tentang perempuan dan lain-lain versi Hindu. Selamat berpikir…

  2. yohanes haron /

    saya bertanya seperti ini karena saya adalah orang yang berpikir bukan orang terdoktrim saya seorang ilmuwan dan seorang pencari fakta dan faktanya agama hindu hanya untuk golongan tertentu bukan untuk semua umat manusia, ketika saya mengkaji al quran dan hadist juga sejarah umat islam tidak ada satupun ayat yang menjelaskan pembunuhan terhadap orang bukan islam kecuali jika umat islam diserang balik bahkan nabi muhammad mengutuk keras pembunuhan terhadap orang kafir / musyrik dzimmi yakni orang kafir yang hidup dan terlindungi di negara islam sedangkan penyerbuan ke mesir dan persia serta india pada masa itu lebih disebabkan perlakuan sewenang wenang penguasa romawi persia dan penguasa hinndu berkasta tinggi terhadap rakyatnya sehingga mereka para golongan yang teraniaya ini meminta bantuan pada umat islam untuk membebaskan negeri mereka dari cengkraman raja yang lalim mengenai penjelasan ayat yang shahih saya kan berikan secara sistematis terimakasih atas tanggapanya wasallah man itabah al huda ya hindustani

  3. @yohanes haron

    splendid !!.. 2 jempol untuk cara berpikir saudara..
    sepertinya saudara bukan type orang yang mengutuk amerika ketika negara kafir ini menyerang irak dibawah rezim saddam husein yang telah membunuhi penduduknya dan juga menginvasi negara tetangga nya..

    bravo saudara…

    Om, damai di hati, damai di dunia, damai selalu, Om

  4. yohanes haron /

    COBA ANDA BANTAH ARTIKEL INI KALAU ANDA BISA THANKS

    MUHAMMAD DALAM AJARAN AGAMA HINDU

    New Delhi, India

    Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu
    buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru
    diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.
    Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

    Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah SAW.

    Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.

    Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullulah mengendarai Buroq. Ini adalah kejadian NYATA yang TIDAK PERNAH di REKAYASA.

    Mari kita simak bersama..
    Sebelum Nabi Muhammad ada, Allah telah mengutus seorang Utusan pada tiap-tiap bangsa. Dan Utusan itu hanya diperuntukkan untuk Bangsa tersebut. Dan Allah mengutus Nabi Muhammad untuk segala Bangsa.

    QURAN SURAT 35 : 24 Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.

    QURAN SURAT 33 : 40 Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    QURAN SURAT 21 : 107 Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

    QURAN SURAT 34 : 28 Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.

    MUHAMMAD DALAM RAMALAN HINDU

    Umat Hindu percaya pada apa yang disebut Avtar. (Av) berarti Turun dan (Tr) berarti melewati. Jadi Avtar artinya diturunkan atau diutus untuk turun. Sedangkan menurut kamus Oxford, dikatakan bahwa menurut Mythology Hindu Avtar berarti Tuhan/Dewa yang turun atau Ruh yang keluar turun ke bumi dalam bentuk manusia. Kebanyakan orang Hindu percaya bahwa Avtar itu berarti Tuhan yang turun ke dunia sebagai manusia (Mirip kepercayaan umat Kristen).

    Dan konsep ini tertulis dalam Bhagawad Gita Ch.4 V.7-8 yang mana dikatakan ketika agama telah dirusak, Bharata, dan bangkitnya kebathilan, maka aku akan menjelmakan diri untuk melindungi kebenaran dan untuk menghancurkan kejahatan, dan untuk menegakkan yang benar, aku akan lahir pada setiap jaman. Hal seperti ini juga disebutkan juga dalam Bhagawad Purana Khand 9; Adhyay 24; Shloka 56 yang artinya ketika kebenaran itu telah hancur dan perbuatan dosa telah semakin merajalela saya akan menjelmakan diri.

    Tapi konsep Avtar ini, seperti yang dipercayai umat Hindu umumnya tidak ada secuilpun di dalam Weda. Padahal Weda adalah Kitab Suci yang paling diagungkan dalam Kitab-kitab Hindu, dan tidak boleh kitab-kitab yang lain bertentangan dengan Weda.

    Karena itu para cendekiawan Hindu dalam Weda mengatakan bahwa konsep Avtar yang dipercayai oleh kebanyakan orang Hindu berbeda. Karena Avtar adalah kata yang melambangkan kepemilikan Tuhan. Itu bukan berarti bahwa Tuhan sendiri yang Turun, tetapi menunjukkan pada orang yang diutus Tuhan. Dan jika anda baca Weda, tak ada konsep Avtar di dalam Weda. Tetapi Weda mengatakan tentang manusia biasa (Resi) yang diutus Tuhan untuk membimbing umat manusia.

    Dalam Atharvaveda Book. 20 Hymn 127 Shaloka 1-14 disana disebut dengan Kuntup Suktas. Kuntup artinya cairan yang ada tersembunyi dalam perut yang merujuk pada suatu gambaran bahwa seorang utusan akan datang kemudian. Secara singkat diuraikan sebagai berikut :

    Mantra Pertama mengatakan bahwa dia akan disebut Narasangsa, dia akan disebut Kaurama, dia akan dilindungi dari musuh yang berjumlah 60.090 orang.
    Mantra kedua mengatakan bahwa dia adalah Resi yang naik Unta.
    Mantra ketiga mengatakan bahwa dia adalah Mama Rishi.
    Mantra keempat mengatakan bahwa dia adalah Washwereda

    Narasangsa dalam bahasa Sansekerta diambil dari kata Nar yang artinya orang dan sangsa yang artinya terpuji. Jadi Narasangsa artinya orang yang terpuji. Kenapa dalam Hindu ada istilah Narasangsa?. Karena ada orang yang sangat pantas mendapat pujian. Jadi Narasangsa dalam bahasa sansekerta artinya sama dengan Muhammad yang artinya juga orang yang terpuji.

    Kaurma salah satu artinya adalah Pangeran kedamaian. Arti lainnya adalah pindah. Seperti Muhammad yang Hijrah (pindah) dari Mekah ke madinah. Jumlah 60. 090 adalah jumlah penduduk Mekah saat itu sekitar 60.000 orang.

    Naik Unta, ini berarti dia bukan seorang bangsawan India, karena dalam Manusmriti Ch 11 V. 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki Unta atau Keledai. Jadi ini tidak mungkin Resi dari India dan bukan pula dari golongan Brahmana yang lebih segalanya disbanding Resi. Ini menunjukkan orang Asing.

    Mama Reshi sama dengan Resi Agung, Muhammad sang nabi Agung.
    Washwereda = Rabb (dalam bahasa Sansekerta) berarti orang yang terpuji.

    Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dikatakan ia tidak disusui oleh ibunya. Ibunya tidak menyusuinya setelah itu dia diangkat menjadi utusan. Seperti adat di Arab yang mana anak yang lahir disusui oleh wanita lain. Dalam Atharvaveda Book 20 Hymn 21 V 6 disana disebutkan dengan istilah Akkaru yang berarti yang mendapat pujian. Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Ini mengarah pada perang Ahzab (Khandaq) di jaman Nabi Muhammad. Musuh saat itu sekitar 10.000 orang,

    Dalam Bhavisa Purana, dalam Pratisarag Parv 111, Khand 3 Adyay 3 Shloka 10-27 dikatakan bahwa Malecha telah merusak tanah Arab, ada musuh yang menjadi biang keladi kejahatan, Aku akan mengutus seorang utusan untuk mengalahkan musuh dan untuk membimbing manusia. Oh Raja anda tidak usah pergi, orang bodoh itu. Aku dengan anugrah ini akan mensucikan engkau. Orang yang didalam Kitab ini datang kepada Raja dan berkata Aryadharma akan tampil di muka bumi ini.

    Agama kebenaran akan memimpin dunia ini. Aku diutus oleh Isyparmatama dan pengikutku adalah orang yang berada dilingkungan itu. Yang kepalanya tidak dikucir (pendeta Hindu dikucir), mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu. Mereka akan menghadiri panggilan untuk beribadah (dalam Islam yaitu Adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging Babi. Mereka tidak akan disucikan dengan tanaman semak/umbi-umbian tetapi mereka akan suci di medan Perang. Mereka akan dipanggil Musalaman yaitu perantara kedamaian

    Seperti disebutkan oleh Nashpropesy, beliau diramalkan dengan nama Kalki Avtar (Avtar terakhir). Antim Rishi (Resi terakhir, Nabi Muhammad adalah nabi terakhir) menyebutkan dalam Kitab Puranas mengenai Kalki Avtar dan kedatangannya. Disebutkan dalam Bhagavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20; disebutkan bahwa dalam rumah Visnuyash (rumah kedamaian), disanalah akan dilahirkan Kalki Avtar. Diramalkan bahwa dia akan menjadi penguasa dunia dan sangat terkenal dengan sifat-sifatnya yang baik dan menonjol (sifat Nabi Muhammad yaitu Jujur, Amanah, Fathonah dll), dia akan diberi tanda-tanda. Dia akan diberi oleh Malaikat kendaraan yang cepat (nabi dalam perjalanan Isra Miraj menaiki Buraq, yang terbang cepat), dia akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang dan dia akan mengalahkan orang-orang jahat (seperti Nabi Muhammad saat berperang).

    Dalam Kitab Bhagawad Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 dikatakan; dalam Kalium Raja akan menjadi perampok dan akan ada juru selamat di rumah Visnuyash, yang dimaksud adalah Valkikalki. Visnuyash berarti pengikut Wishnu (nama lain Tuhan) dan Abdullah (ayah Muhammad) berarti pengikut Allah. Dalam Kalki Purana Ch 2 V4 diramalkan bahwa dalam rumah Visnuyash pemimpin kampung Sambala akan lahir Kalki Avtar. Sambala dalam bahasa Arab berarti tempat yang aman dan damai. Nabi Muhammad lahir di Mekah yang terkenal dengan Darul Aman yaitu tempat yang aman dan damai. Kalki Purana 2 V 5 mengatakan dia akan datang beserta para sahabatnya, mengalahkan orang-orang jahat. Sahabat nabi yaitu Usman, Abu Bakar, Umar dan Ali. Kalki Purana 2 V 5 Ch 2 V 7 mengatakan dia akan dijaga oleh para Malaikat di Medan perang.

    QURAN SURAT 3 : 125 ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertakwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda

    QURAN SURAT 8 : 9 (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”.

    Kalki Purana Ch 2 V 11 dikatakan dalam rumah Visnuyash, dalam rumah Summati Kalki Avtar akan lahir. Summati dalam bahasa Sansekerta berarti orang yang setia, ibu Muhammad bernama Aminah yang berarti orang yang setia. Kalki Purana Ch 2 V 15 mengatakan dia akan dilahirkan pada tanggal 12 bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad dilahirkan tanggal 12 Rabiul awal.

    Dalam Samaveda (Uttararchika Mantra 1500) dikatakan bahwa dia akan dianugrahi undang-undang abadi. Dalam kitab ini Muhammad (Ahmad) ditulis dengan kata A dan Mahdi yang artinya saya sendiri. Sehingga maknanya menjadi saya sendiri yang diberi aturan abadi. Kita tahu hanya Muhammad yang diberi aturan/undang2 abadi yang tidak akan dapat dirubah sampai akhir jaman yaitu Al-Qur’an. Kalau ada yang mau merubah dapat diketahui. Kitab-kitab para nabi sebelumnya selalu dirubah-rubah oleh pengikutnya.

    Nama Ahmad banyak ditemui dalam Kitab Hindu seperti dalam : Samaveda (Indra, Mantra 1520, Yahurveda Ch.31:18, Rigveda Book 8 Hymn 6 V.10, Atharvaveda Book 8 Hymn 5 V. 16 dan Atharvaveda Book 20 Hymn 126 V. 14

    Nama Muhammad (Narashangsa) di temui dalam Kitab Hindu seperti dalam Rigveda Book 1 Hymn 3 V 3. Rigveda Book 1 Hymn 18 V 9, Rigveda Book 1 Hymn 106 V 4, Rigveda Book 1 Hymn 142 V 3, Rigveda Book 2 Hymn 3 V 2, Rigveda Book 5, Hymn 5 V 2, Rigveda Book 7 Hymn 2 V 2, Rigveda Book 10 Hymn 64 V 3, Rigveda Book 10, Hymn 182 V 2, Yajurveda Ch 20 V 37, Yajurveda Ch 20 V 47 Yajurveda Ch 21 V 31, Yajurveda Ch 21 V 55, Yajurveda Ch 28 V 2, Yajurveda Ch 28 V19, Yajurveda Ch 28 V 42

  5. @ Yohanes haron:

    Tanggapan saya untuk artikel anda ada di sini ya: http://narayanasmrti.com/2009/09/propaganda-agama/

    Semoga bermanfaat

    Salam,-

  6. yohanes haron /

    Ini kesaksian seorang wanita hindu yang menjadi seorang mualaf coba anda bantah dan jelaskan menurut argumen anda
    Dari Hindu Menuju Cahaya Islam: “Saya Merasa Aman dan Terlindungi”
    Senin

    Sebut saja namanya Noor. Ia adalah muslimah, berlatar belakang pendidikan Universitas Essex, Inggris, jurusan biologi. Sebelum menjadi muslimah, Noor seorang penganut agama Hindu.

    Sebagai anak perempuan yang lahir dari keluarga Hindu, ia dididik untuk meninggikan harga dirinya. Keluarga mengatur dengan siapa ia harus menikah–tak peduli ia suka atau tidak– punya anak dan mengurus suami. Lebih dari itu, sebagai perempuan, ia menyaksikan banyak aturan Hindu yang menindas perempuan.

    Jika seorang perempuan Hindu berstatus janda, maka ia harus selalu mengenakan baju sari warna putih, rambutnya harus dipangkas pendek, makannya pun hanya boleh sayur-sayuran dan ia tidak boleh menikah lagi.

    Seorang perempuan Hindu yang akan menikah, harus membayar mahar pada keluarga calon suaminya. Si calon suamin bisa meminta apa saja sebagai mahar, tak peduli jika calon isterinya bakal kesulitan memenuhi permintaan mahar itu.

    Jika setelah menikah, isterinya tidak mampu melunasi maharnya, si suami berhak menindas isterinya baik secara emosional maupun secara fisik, yang biasanya berujung pada tindak kekerasan dalam rumah tangga. Sang isteri bahkan bisa kehilangan nyawa dan menjadi korban “dapur kematian”, sebuah istilah untuk perempuan-perempuan Hindu yang menjadi korban suami dan ibu mertuanya, dimana seorang suami atau suami dan ibunya membakar seorang isteri saat ia sedang memasak di dapur, tapi kondisinya dibuat seolah-olah itu sebuah kecelakaan tak sengaja.

    Peristiwa ini banyak menimpa perempuan Hindu yang tidak mampu melunasi mahar suaminya. Noor menyaksikan sendiri, bagaimana anak perempuan teman ayahnya menjadi korban insiden “dapur kematian.”

    Sementara kaum lelaki dalam masyarakat Hindu, diperlakukan ibarat “dewa”. Dalam sebuah perayaan agama Hindu, gadis-gadis Hindu yang belum menikah diwajibkan berdoa pada Dewa Shira, agar mendapat suami yang seperti dewa itu. Setiap kali memperingati hari raya itu, Noor juga diperintahkan melakukan hal yang sama oleh ibunya.

    “Saya melihat bahwa agama Hindu berdasarkan atas takhayul dan hal-hal yang tidak nyata, hanya berdasarkan pada tradisi semata, yang menindas kaum perempuan. Sesuatu yang menurut saya tidak benar,” kata Noor.

    Selanjutnya, ketika tinggal di Inggris untuk kuliah, Noor berpikir bahwa Inggris setidaknya negara yang menghormati persamaan hak antara lelaki dan perempuan, tidak menindas kaum perempuan dan perempuan di Inggris bebas melakukan apa saja yang diinginkannya.

    “Saya berpikir begitu setelah saya mulai bertemu dengan banyak orang, dengan teman-teman, belajar dari masyarakat yang baru ini dan mengunjungi banyak tempat yang oleh teman-teman menjadi tempat ‘bersosialisasi’ seperti bar, tempat-tempat dansa, dan sejenisnya. Sampai saya menyadari, pada prakteknya ‘persamaan hak’ cuma teori saja,” tukas Noor.

    Tentu saja, di masyarakat Barat, perempuan diberi hak dalam bidang pendidikan, pekerjaan dan lain sebagainya. Tapi kenyataannya, kaum perempuan masih mengalami penindasan dalam bentuk yang berbeda, dan dengan cara yang lebih halus.

    “Ketika saya pergi bersama teman-teman ke tempat-tempat bersosialisasi itu, saya merasa orang-orang senang ngobrol dengan saya, dan saya pikir itu hal yang normal. Tapi kemudian, saya sadar betapa naifnya saya, dan saya bisa melihat apa sebenarnya yang mereka cari.”

    “Saya pun mulai merasa tak nyaman. Saya merasa bukan diri saya sendiri. Saya harus berbusana dengan cara tertentu agar orang menyukai saya. Saya harus bicara dengan cara tertentu untuk membuat mereka senang. Saya merasa makin tak nyaman. Saya makin kehilangan jati diri, tapi saya tidak bisa keluar dari situasi itu. Kalau orang lain bilang melakukan itu semua untuk menyenangkan diri mereka sendiri, saya tidak menganggapnya seperti itu,” papar Noor.

    Menurutnya, perempuan dengan cara hidup seperti itu adalah perempuan yang tertindas. Mereka memilih busana dan cara berbicara agar disukai dan menarik perhatian kaum lelaki. Noor lalu merasa bahwa ia harus mulai melakukan sesuatu, untuk menemukan sesuatu yang membuatnya aman, nyaman, bahagia tapi tetap dihormati. Sesuatu itu, pikir Noor, adalah sebuah keyakinan yang benar, karena seseorang hidup berdasarkan keyakinannya itu.

    Apa yang terlintas di benak Noor itu terbukti ketika ia masuk Islam. “Agama yang saya yakini ini sangat lengkap dan jelas mengatur semua aspek kehidupan. Saya menemukan rasa aman dengan memeluk agama Islam,” ujar Noor.

    “Selama ini, banyak orang yang salah menafsirkan Islam. Islam mereka anggap sebagai agama yang menindas perempuan, karena mewajibkan seorang perempuan menutup tubuhnya dari ujung kepala hingga ujung kaki, tidak memberikan kebebasan dan tidak menghargai hak perempuan. Padahal, Islam memberikan banyak hak pada kaum perempuan, bahkan sejak 1.400 tahun yang lalu jika dibandingkan dengan isu hak perempuan non-Muslim di Barat yang relatif masih baru. Sampai sekarang, masih banyak kaum perempuan yang tertindas dalam masyarakatnya, contohnya dalam masyarakat Hindu yang saya ceriakan tadi,” sambung Noor.

    Kaum perempuan dalam masyarakat Islam, ungkap Noor, berhak atas harta warisan, boleh mengelola bisnis dan usaha mereka sendiri, berhak atas pendidikan bahkan berhak menolak lamaran seorang lelaki sepanjang alasannya kuat dan bisa dibenarkan. “Banyak ayat dalam Al-Quran yang menegaskan tentang hak-hak perempuan itu dan perintah agar para suami memperlakukan isterinya dengan baik. Islam adalah agama yang sempurna,” tukas Noor.

    “Pada akhirnya, saya ingin mengatakan bahwa saya menerima Islam tidak dengan cara yang buta atau atas paksaan. Al-Quran sendiri mengatakan, tidak ada paksaan masuk Islam. Saya masuk Islam atas dasar sebuah keyakinan. Saya sudah menyaksikan dan mengalami sendiri kehidupan dua masyarakat, masyarakat Hindu dan masyarakat Barat, dan saya tahu apa yang saya lakukan adalah hal yang benar. Islam tidak menindas perempuan, bahkan membebaskannya dari penindasan, memberikan penghormatan dan kemuliaan bagi perempuan,” tandas Noor.

    Setahun lebih setelah memeluk Islam, kehidupan Noor banyak berubah. Apalagi setelah ia mengenakan jilbab. Noor mengaku merasakan sensasi yang membuatnya puas dan bahagia karena ia sudah mematahi salah satu perintah Allah Swt. “Saya merasa aman dan terlindungi. Orang-orang jadi lebih menghormati saya. Saya benar-benar bisa melihat perbedaan sikap mereka terhadap saya, setelah saya mengenakan jilbab,” pungkas Noor. (ln/SP)

  7. Nak_bagus /

    @ yohanes haron and semuanya….

    Diskusi kita pindah ke http://narayanasmrti.com/ Kan sudah ada peringatan tuh di bawah dengan background warna merah… xii…xi..xi..xi….

    mengenai kesaksian yang anda sampaikan, tidak bisa dipukul rata kepada semua orang Hindu. Karena yang anda sampaikan hanyalah kesaksian yang tanpa dasar sloka/ayat kitab suci yang mendasari kejadian itu. Anda pikir ajaran Hindu membenarkan tindakan keluarga si wanita yang menjadi mualaf itu? coba deh kutipkan satu ayat yang membenarkan hal itu.

    Bagaimana dengan hal ini?

    YORDANIA

    Bagian dari Pasal 340 Hukum Pidana menyatakan bahwa
    “barang siapa yg menemukan isterinya atau salah satu dari saudara perempuannya melakukan zinah,
    dan membunuh atau melukainya, ia BEBAS dari hukumanhe who discovers his wife or one of his
    female relatives committing.”
    SYRIA

    Pasal 548 menyatakan bahwa
    “Barang siapa yg memergoki isternya atau salah satu keluarganya, keturunannya atau adik
    perempuannya melakukan zinah (flagrante delicto) atau hubungan sex gelap dgn orang lain dan
    sang lelaki membunuh sang wanita atau beserta pasangannya, akan dibebaskan dari hukuman.”
    MAROKO

    Pasal 418
    Hukum Pidana menyatakan “Pembunuhan, pelukaan dan pemukulan akan dimaafkan jika mereka
    dilakukan oleh suami terhdp isterinya dan pasangannya pada saat ia memergoki keduanya
    dalam tindakan berzinah.”
    Pakistan

    Honour killing di Pakistan dikenal sbg Karo Kari (Urdu: کاروکاری ).
    Tindakan ini seharusnya dihukum oleh polisi tetapi prakteknya, polisi dan jaksa sering tidak peduli.[30] Sering seorang lelaki hanya mengatakan bahwa ia membunuh demi kehormatannya, dan ia akan bebas.
    Nilofer Bakhtiar, penasehat PM Shaukat Aziz, mengatakan bahwa di thn 2003, sebanyak 1.261 wanita dibunuh karena honour killing. [31]
    December 08, 2004, akibat tekanan internasional dan domestik, Pakistan memberlakukan UU yg menjadikan honour killing sebuah kejahatan yg bisa dikenakan penjara 7 tahun atau hukum mati dlm kasus2 paling ekstrim. Organisas2i Hak2 Wanita kecewa dan mengatakan, UU ini tidak menghentikan praktek pembelian kebebasan pihak pembunuh dgn membayar kompensasi kpd keluarga korban.
    Karena dlm sebagian besar kasus, justru anggota keluarga sendiri yg merupakan sang pembunuh, jadi UU baru ini percuma !
    Bln Maret 2005, pemerintah Pakistan dgn kelompok2 Islamis menolak RUU yg akan memperkuat hukuman terhdp “honour killing”. Dgn suara mayoritas, parlemen menolak RUU ini dgn menyebutnya sbg ‘TIDAK SESUAI dng ISLAM’ !

    http://indonesia.faithfreedom.org/wiki/Sejarah:_Pemerkosaan_terhadap_wanita_tahanan_perang

    Latar belakang Surah No. 66, At-Tahrim

    Saat itu adalah giliran Hafsa untuk bersetubuh dengan sang Nabi. Budak Hafsa yang bernama Maria, orang Koptik Kristen pemberian dari Raja Alexandria, juga berada di kamarnya ketika sang Nabi masuk. Maria adalah gadis remaja yang cantik jelita, merangsang sukma. Dia membangkitkan nafsu berahi pria manapun yang melihatnya; apalagi pria seperti sang Nabi yang diberi kekuatan seks sebanyak 30 pria oleh Allah. Kalau tidak percaya, lihat hadisnya:
    Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268:
    Dikisahkan oleh Qatada:
    Sang Nabi diberi kekuatan seksual setara dengan 30 pria.
    Agar bisa berduaan saja dengan Maria, maka sang Nabi mengarang alasan dan mengatakan pada Hafsa bahwa ayahnya, yakni Umar, ingin bertemu dengannya.
    Padahal Umar tidak memanggil Hafsa dan saat itu dia sedang melakukan sunnah nabi. Hafsa tidak menemukan ayahnya Umar ketika tiba di rumah ayahnya di ujung jalan.
    Hafsa: “Bu, Bapak mana?”
    Ibu Hafsah: “Bapak sedang pergi ke ladang Al Manasi dekat Baqia untuk berak.”
    Hafsa: “Kenapa tidak ke belakang rumah saja?”
    Ibu Hafsah: “Lho, bukankah merupakan sunnah nabi untuk berak di tempat yang sama sang Nabi berak?”
    Hafsa: “O gitu ya? Ya udah, kutunggu saja dia.”
    Ibu Hafsa: “Tampaknya kau harus tunggu lama. Dia berencana mengintip istri2 Nabi.”
    Hafsa: “Astagfirullah! Ngapain ngintip istri2 Nabi?”
    Ibu Hafsa: “Perlu dong, agar mereka benar2 pakai kerudung sesuai dengan Q 33:59 jika mereka berak. Kau kan tahu bahwa ayat itu dikirim Allah atas permintaan ayahmu.”
    Sahih Bukhari Volume 8, Book 74, Number 257:
    Dikisahkan oleh ‘Aisha:
    ‘Umar bin Al-Khattab berkata pada Rasul Allah, “Suruh istri2mu berkerudung.” Tapi sang Nabi tidak melakukan hal itu. Istri2 sang Nabi terbiasa buang hajat di malam hari di satu tempat yang bernama Al-Manasi’. Suatu saat, Saodah, anak perempuan Sam’a, istri nabi yang kedua, pergi buang hajat. Dia adalah wanita yang tinggi besar. ‘Umar bin Al-Khattab melihatnya saat Saodah buang hajat dan berkata, “Aku tahu itu engkau, wahai Saodah!”
    Umar tidak suka dengan apa yang dilihatnya dan dia ingin ada perintah Illahi agar wanita dikerudungi seluruh tubuhnya sehingga anggota tubuh mereka tak tampak ketika sedang buang hajat. Allah dengan gesitnya lalu menurunkan perintah kerudung Hijab bagi Muslimah di Q 33:59. (Al-Hijab; pengerudungan seluruh bagian tubuh termasuk mata). (Lihat Hadis nomer 148, volume 1).
    Bukhari Volume 1, Buku 8, Nomer 395: Dikisahkan oleh ‘Umar (bin Al-Khattab): Allah setuju denganku akan tiga hal dan Dia mewahyukan ayat2 tentang hal itu, satu diantaranya adalah ayat kerudung bagi wanita (Q 33:59).
    Hafsa: “Wah, aku tidak bisa menunggu Bapak terlalu lama. Malam ini giliranku ngeseks dengan sang Nabi. Dia tentunya sedang menungguku di ranjang saat ini.”
    Sang Nabi Memang Sedang Berada Diranjang Saat Itu, Tapi Tidak Sedang Menunggu Hafsa

    Ketika Hafsa kembali, dia menemukan sang Nabi sedang sibuk menggumuli babunya si Mariah di atas ranjang Hafsa!! Hafsa ngamuk berat (dia pemarah sama seperti ayahnya Umar) dan mulai mencaci-maki sang Nabi.
    Hafsa: “Rasulullah, kau bohong dan menipuku agar bisa ngebor babuku?”
    Sang Nabi: “Hafsa, jaga kata2mu. Qur’an 33:32 berkata kau harus berbicara sopan terhadap Rasul Allah.”
    Q 33:32
    Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik)
    Hafsa: “Aku akan berkata sopan pada Nabi jika Nabi berhenti melakukan perbuatan yang memalukan dirinya sendiri.”
    Sang Nabi: “Ngeseks dengan budak wanita bukanlah perbuatan yang memalukan. Allah telah menghalalkan hal itu bagiku.”
    Q 33:50 Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu.
    Hafsa: “Aku tidak peduli semua alasan ini itu halal… Silakan kau ngeseks dengan onta betina sekalipun, aku tidak peduli. Tapi aku tidak mau kau melakukan hal itu di atas ranjangku, di malam giliranku.”
    Sang Nabi: “Hafsa, tenang dong, say. Kuberitahu, yah. Jika kau tidak membocorkan hal ini dan tidak mengatakan pada siapapun, maka aku bersumpah tidak akan pernah lagi menyentuh Maria. Cobalah tenang, minum air putih dingin kek.”
    Hafsa: “Baiklah, aku juga ingin buang air kecil.”
    Q 66:1 dan 66:2 DIWAHYUKAN
    Hafsa kembali dari buang air kecil dan lagi2 menemukan suaminya di ranjangnya bersama Maria.
    Hafsa: “Rasulullah, kau ini sudah hilang ingatan, ya? Barusan kau bilang kau tidak akan menyentuh Maria lagi!”
    Sang Nabi: “Iya, memang begitu, tapi lalu Allah menurunkan Q 66:1 sewaktu kau pergi pipis, dan isinya adalah, “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu?”
    Hafsa: “Bagaimana dengan sumpahmu tadi?”
    Sang Nabi: “Allah membatalkan sumpahku dengan Q 66:2 yang mengatakan bahwa Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
    Allah Mengintip Bagi Sang Nabi

    Di pagi harinya, ketika sang Nabi selesai sholat fajar, istri2nya pada cemberut padanya dan mendiamkannya tanpa menyapanya dengan ramah seperti dulu. Sebodoh-bodohnya Muhammad, dia ternyata bisa menduga bahwa Hafsa telah menceritakan kejadian di ranjangnya kemaren malam pada semua istri2nya yang memang pada dasarnya iri pada kecantikan Maria dan cemburu pada rasa suka Muhammad pada Maria. Muhammad sangat jengkel dan dia dengan cepatnya menemui Hafsa di kamarnya.
    Sang Nabi: “Tadi malam aku beritahu kau untuk merahasiakan kejadian ngeseks dengan Maria terhadap siapapun. Kenapa sekarang kau memberitahu orang lain tentang hal itu?”
    Hafsa: “Lho, tahu dari mana kau tentang hal itu?”
    Sang Nabi: “Allah yang memberitahu diriku.”
    Q 66:3 Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.
    Istri-istri yang Tidak Taat Akan Dibakar di Neraka

    Muhammad yang murka segera mengumpulkan istri2nya yang pada cemberut padanya dan menyampaikan ancaman illahi dari Allah pada mereka.
    Q 66:5 Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.
    Pesan ini bagaikan hukuman mati bagi para istri Nabi yang ketakutan. Diceraikan bisa berarti mati kelaparan karena tiada pria yang boleh mengawini istri Nabi berdasarkan ayat terdahulu. Sang Nabi lalu melanjutkan:
    Q 66:10, 11
    (10) Allah membuat istri Nuh dan istri Lut perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); “Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)”.
    (11) Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim”,
    Satu Bulan Jeda, Hanya Bersama Maria Saja

    Para istri Muhammad mulai menangis ketakutan. Mati kelaparan saja masih lebih baik daripada dibakar abadi di neraka. Mereka bersujud memeluk kakinya dan minta ampun padanya. Sang Nabi suci penuh kasih lalu mengeluarkan Q 4:34 (tidak berhubungan seks dengan istri sebagai hukuman). Dia bisa saja menceraikan mereka semua seperti nasehat Allah atau memukul mereka seperti yang tercantum dalam Q 4:34.
    (Di sini tertulis penjelasan tentang pemukulan pada istri dari Muslim2 mukmin yang doyan memukuli istri atau bermaksud melaksanakannya.)
    Muhammad mengasingkan diri dari istri2nya selama sebulan dan hanya tidur bersama Maria saja untuk menghina mereka dan membuat mereka cemburu.
    Bukhari: Volume 3, Buku 43, Nomer 648:
    Sang Nabi tidak mengunjungi istri2nya karena Hafsa membocorkan rahasia kepada ‘Aisha, dan sang Nabi berkata bahwa dia tidak akan mengunjungi para istrinya selama sebulan karena dia marah pada mereka ketika Allah membatalkan sumpahnya untuk tidak menyentuh Maria lagi.”
    Allah juga menambahkan penderitaan pada istri2 Muhammad dengan membuat Maria hamil sekalian dan melahirkan anak laki (Ibrahim). Punya bayi laki merupakan hal yang paling diinginkan Muhammad dan hal ini tidak dia dapatkan dari istri2nya sendiri. (Adadeh: Ibrahim mati di usia 2 tahun.)
    Catatan

    Sekelompok Muslim yang malu akan kejadian ini membuat hadis palsu tentang Sura 66, untuk melindungi nama baik Muhammad. Mereka mengarang cerita bahwa sumpah Muhammad adalah tidak menyentuh madu dan bukan Maria. Ini jelas karangan mereka belaka dan sangat tidak masuk akal.
    Inilah yang ditulis Ibn Saad dalam “Tabaqat”
    Waqidi has informed us that Abu Bakr has narrated that the messenger of Allah (PBUH) had sexual intercourse with Maria in the house of Hafsa.. She told the prophet, O Messenger of Allah, do you do this in my house and during my turn? The messenger said, control yourself and let me go because I make her haram to me. Hafsa said, I do not accept, unless you swear for me. That Hazrat (his holiness) said, by Allah I will not contact her again. [Tabaqat v. 8 p. 223 Publisher Entesharat-e Farhang va Andisheh Tehran 1382 solar h ( 2003) Translator Dr. Mohammad Mahdavi Damghani]
    Terjemahan: Waqidi telah menulis bahwa Abu Bakr mengisahkan bahwa Rasul Allah berhubungan seks dengan Maria di rumah Hafsa. Hafsa lalu berkata pada Rasul Allah, ‘Kau lakukan hal ini di rumahku, di saat giliranku?’ Sang Rasul Allah berkata, ‘Tenangkan dirimu dan jangan cela aku sebab aku telah membuat dia (Maria) haram bagiku. Hafsa berkata, ‘Aku tidak percaya, kecuali kau bersumpah padaku.’ Maka sang Hazrat (nabi suci) berkata, ‘Demi Allah, aku tidak akan menyentuh dia lagi.’

    Kalau mau replay, ke link ini aja. Di sini sudah sepi bro..

    http://narayanasmrti.com/2009/09/04/kabah-adalah-bekas-kuil-hindu/

  8. Kadang memang orang merasa malu mengungkap sejarah, bahkan bangsa indonesia oleh si pemimpin jahat takut mengungkap sejarah dan bahkan memusnahkannya.Indonesia memang negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia tetapi menagpa justru lambang negara negara, semboyan, dan pancasila menjadi yang termulia bagi bangsa ini dan itu merupakan warisan Hindu, kenapa bukan tulisan Arab ato ajaran Islam???? Suekarno pernah mengatakan bangsa yang besar tidak melupakan sejarah, dan sangat munkin hal ini yang mendasari pemikiran beliau untuk mengahargai sejarah di tanah hindu dan memakai lambang dan kesusastraan Hindu untuk menaungi negara ini. Hanya orang mulia yang mampu menghormati dan menghargai sejarah. Semoga teladan presiden Suekarno bisa menjadi teladan bagi kita semua, dan belajar hidup rukun di tengah kebhinekaan. Trimakasih

  9. yohanes haron /

    anda hanya membantah lewat dengan mengambil refrensi dari agama lain dalam hal ini faith freedom padahal mereka adalah kelompok evangelis yang sangat membenci islam atau anda sendiri juga membenci islam sebenarnya tapi dengan bahasa yang halus tahukah anda kalau di india timur ada keprcayaan hindu yang nyeleneh yaitu ketika musim kemarau panjang merekah justru menyalahkan wanita sebagai biang kerok kemarau panjang sehingga tangan mereka dan kaki mereka harus diikat agar dewa hujan menurunkan hujan selain itu mereka harus mengambil air yang jarak nya sangat jauh padahal keadaanya sangat terik itu yang versi lunak yang ekstrim terjadi pada masa sunan maulana malik ibrahim pada saat itu kanjeng sunan melihat sebuah pengorbanan gadis muda yang akan dipersembahkan kepada dewata penguasa hujan dengan cara ditusuk jantungnya oleh seorang pendeta hindu untung saat itu sunan langsung mencegah pengorbanan itu dan ia melakukan sholat istisqo untuk meminta hujan dan dengan izin allah maka hujan akhirnya turun sekarang siapa yang merendahkan wanita? ini pernyataan terakhir saya terima kasih saudara sudah menanggapi saya sudah memberi refernsi yang sebenarnya tentang ka’bah dan kedatangan nabi muhammad dalam kitab saudara begitu juga bagaimana agama saudara dalam memperlakukan seorang wanita kalau anda masih menyangkal itu hak saudara karena bagimu agamamu bagiku agamaku wasala man itaba al huda ya hindustani semoga saudara mendapat petunjuk

  10. nak_bagus /

    @ yohanes haron

    Jangan berpendapat tanpa bukti bro….
    kalau diskusi tanpa acuan yang jelas sudah pasti ujung-ujungnya debat kusir.

    Dalam hal ini bantah-lah dengan ayat-ayat kitab sucinya. Dalam FFI, Ali Sina memang ex-muslim dan dia memaparkan bukti-bukti berdasarkan ayat-ayat Qur’an. Dan mungkin beberapa oknum yang benci Islam memanfaatkan hal itu dengan mendompleng kehebatan Ali Sinah. Untuk pendompleng ini saya secara pribadi juga tidak setuju. Tapi saya sangat kagum dengan keterbukaan Ali Sina, keberaniannya dan kemampuannya mengungkap fakta berdasarkan ayat-ayat Qur’an.

    Sekarang anda menuduh pelecehan wanita di Hindu. Mungkin ada tradisi seperti itu, tapi bisakah anda menunjukkan ayat-ayat kitab suci Hindu yang membenarkan hal itu?

    Anyway, diskusinya udah pindah ke http://narayanasmrti.com bro… yuk ketemu di sana aja.

  11. syarif /

    Hi, saya blog walker.
    saya tertarik dengan pernyataan @yohanes
    (mohon maaf saya anggap pernyataan @yahones haron karena pernyataannya tidak ada referensi)
    “…kanjeng sunan melihat sebuah pengorbanan gadis muda yang akan dipersembahkan kepada dewata penguasa hujan dengan cara ditusuk jantungnya oleh seorang pendeta hindu…”

    dapet cerita darimana nich ? bisa kasi tau referensinya ?

  12. ummu ya al mahdi /

    MENJAWAB TUDUHAN KA’BAH BEKAS KUIL HINDU
    by Menjawab Berbagai Fitnah FaithFreedom on Saturday, July 30, 2011 at 3:14am

    بِسْمِا اللَّهِ لرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    Antek-antek FFI berkoar-koar di link ini:http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=1&ved=0CBcQFjAA&url=http%3A%2F%2Findonesia.faithfreedom.org%2Fwiki%2FKa%2527bah_dulu_kuil_Hindu_%253F&ei=vLkzTrv7KcGurAe9wIXMCw&usg=AFQjCNFfhW1AITtHFbdrpt5ykayUyvFaGg

    Quote:

    Di dalam Ka’bah terdapat sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

    Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ (kata-kata berkesan) yg disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;

    ‘Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem’ (Halaman 315 Sayar-ul-okul).

    Yang artinya;

    ‘ Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela. Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya ke negara kami

    BANTAHAN:

    Sangat mustahil dinilai dari segi keilmuan manapun bahwa Ka’bah didirikan oleh Raja Vikramaditya, karena Raja tersebut berkuasa pada Abad Pertama (Era Nabi Isa As). Bagaimana mungkin ka’bah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Ismail AS ini SEJAMAN dengan zaman Nabi Isa As?? bahkan di ka’bah sudah jelas ada telapak kaki Nabi Ibrahim…

    Untuk membuktikannya secara Ilmiah, saya secara pribadi menyarankan agar dilakukan Pengujian C-14 atau Carbon Dating atas bangunan Ka’bah…

    ===================================================

    Quote:

    Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji angat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga?

    Quote:

    Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yg diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu.

    Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka’bah di Mekah?

    BANTAHAN

    Saya menilai penulis tidak paham samasekali dengan sejarah konsep ketuhanan agama Hindu, terutama Hindu Saiva… karena pada masa Hindu Generasi Awal (veda), yang disembah bukanlah dewa siwa, tapi Bathara Indra, Indra adalah Raja para Dewa… waktu itu siva masih bernama Rudra, dewa ecek-ecek… baru setelah beberapa abad, hindu sudah mulai tenar di India, muncul konsep Tiga Dewa, Brahma-Siva-Visnu… Siva yang paling banyak disembah karena paling kejam dan sadis, disembah supaya Rudra (yang berganti nama jadi Siva supaya lebih lembut artinya) senang dan tidak lagi membuat kekacauan… sedangkan lambang dari Siva adalah Lingga…

    Jadi, Bagaimana mungkin Ka’bah bisa diotentikkan dengan kuil Siva???

    ==================================================

    Quote:

    Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva?

    BANTAHAN:

    Anda hanya mengambil sebagian dari tanda2 yang dimiliki Siva… memang Siva salah satu ciri khasnya adalah memiliki bulan Sabit (mengarah ke atas) di dahinya, tapi itu baru sebagian… yang lengkap adalah BULAN SABIT DAN TENGKORAK yang dinamakan ARDHA CANDRA KAPALA…

    LANTAS, APAKAH ADA CIRI KHAS DALAM AGAMA ISLAM YANG MENYERUPAI TENGKORAK??

    KOK GA ADA YA, JIKA ISLAM MENCONTEK CIRI DEWA SIVA HARUSNYA TENGKORAKNYA DICONTEK JUGA TUH, GA CUMA LAMBANG BULAN SABITNYA!!! MASA’ NYONTEK SETENGAH-SETENGAH?

    ASAL MULA LAMBANG BULAN SABIT

    Khilafah ini adalah warisan terakhir kejayaan umat Islam. Memiliki luas wilayah yang membentang dari ujung barat sampai ujung timur dunia. Wilayahnya mencakup tiga benua besar dunia, Afrika-Eropa dan Asia. Ibukotanya adalah kota yang sejak 1400 tahun yang lalu telah dijanjikan oleh

    Rasulullah SAW sebagai kota yang akan jatuh ke tangan umat Islam.

    Rasulullah bersabda, “Qonstantinopel akan kalian bebaskan. Pasukan yang mampu membebaskannya adalah pasukan yang sangat kuat. Dan panglima yang membebaskannya adalah panglima yang sangat kuat..”

    Berabad-abad lamanya umat Islam memimpikan realisasi kabar gembira Rasulullah itu. Namun sejak zaman Khilafah Rasyidah, Khilafah Bani Umayah hingga Khilafah Bani Abbasiyah, kabar gembira itu tidak pernah juga terealisasi. Memang sebagian Eropa sudah jatuh ke tangan Islam, yaitu wilayah Spanyol dengan kota-kotanya antara lain: Cordova, Seville, Granda dan seterusnya. Namun jantung Eropa belum pernah jatuh secara serius ke tangan Islam. Barulah ketika Sultan Muhammad II yang lebih dikenal dengan Sultan Muhammad Al-Fatih menjadi panglima, jatuhlah kota yang pernah menjadi ibu kota Eropa itu. Lewat pertempuran yang sangat dahsyat dengan menggunakan senjata paling modern di kala itu, yaitu CANON atau meriam yang sangat besar dan suaranya memekakkan telinga, Muhammad Al-Fatih berhasil menjatuhkan kota konstantininopel itu dan menjadikannya sebagai ibu kota Khilafah Turki Utsmani. Serta menjadikannya pusat peradaban Islam.

    Wilayahnya adalah tiga benua dengan semua peradaban yang ada di dalamnya. Saat itu bulan sabit digunakan untuk melambangkan posisi tiga benua itu. Ujung yang satu menunjukkan benua Asia yang ada di Timur, ujung lainnya mewakili Afrika yang ada di bagian lain dan di tengahnya adalah Benua Eropa. Sedangkan lambang bintang menunjukkan posisi ibu kota yang kemudian diberi nama Istambul yang bermakna: Kota Islam.

    Bendera bulan sabit ini adalah bendera resmi umat Islam saat itu, karena seluruh wilayah dunia Islam berada di bahwa satu naungan khilafah Islamiyah.

    baca jawaban lengapnya disini: http://haxims.blogspot.com/2011/03/asal-mula-lambang-bulan-bintang-dalam.html#ixzz1TXiLwD9J

    ==================================================

    PATUNG DEWA- DEWI

    Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’abah memilikii 360 patung. radisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

    Ini bukti bahwa orang2 Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja Navagraha’, yi praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

    Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’bah juga menjadi lambang bendera Islam.

    BANTAHAN:

    Bangsa Arab di masa paganismenya menyembah 360 berhala yang diletakkan di dalam dan di sekeliling ka’bah. Tapi tidak pernah menyembah ka’bah. Demikian juga, mereka tidak pernah menyembah batu hitam (hajar aswad). Yang mereka sembah itu patung yang diukir dan dibuat membentuk dewa-dewa. Tapi apa mereka beragama hindu, kalau iya tunjukan bukti otentik bhwa kafir quraisy itu beragama hindu, jangan asal klaim!!!

    Masa pra Al Quran masyarakat Arab sekitar Ka’bah/Mekah adalah mayoritas kaum pagan. Banyak berhala yang mereka letakkan di sekitar Ka’bah termasuk penyembahan terhadap Hajar aswad (yang mungkin mereka-masyarakat Arab saat itu- mengira mengikuti ajaran Ibrahim as saat mencium (padahal hanya mencium) tetapi mereka terlalu jauh dalam menafsirkan antara “cium” dengan “sembah”.

    Dan yang paling penting adalah Mekkah adalah kawasan tidak berpenduduk dan tandus pada saat Ismail as dan ibu beliau mulai bermukim disana. Orang mulai berdatangan pada saat Zam-zam mulai ber”mukjizat”. So darimana asal tuduhan islam menncotek paganisme hindu? Kapan hindu datang ke Arab?!

    Butuh berapa tahunkah dari masa sepeninggal Ismail as hingga penghancuran berhala2 di sekitar Ka’bah pada saat Fathu Mekkah?

    SATU TANTANGAN BUAT PENUDUH, JIKA KA’BAH ADALAH KUIL HINDU DAN BERHALA-BERHALANYA SAMA DENGAN DEWA-DEWA HINDU. TOLONG SEBUTIN DEH NAMA DEWA-DEWA HINDU ITU SIAPA AJA SIH?

    TERUS TULIS JUGA NAMA 360 BERHALA KAUM QURAYSI, SAMA APA TIDAK??? SAYA BUTUH BUKTI BUKAN KLAIM!!!

    Selanjutnya para kafir menyama2kan Hindu dan Islam:

    1. MENGAMBIL DEWA BULAN ALLAH DARI AGAMA HINDU SEBAGAI TUHAN DALAM ISLAM

    Jawaban:

    Fitnah basi, untuk mepercepat pembahasan, tinggal baca aja di link ini: http://www.facebook.com/note.php?note_id=121568227909483

    ==============================================

    2. MEMBUAT KUIL HINDU DEWA SHIVA KA’BAH SEBAGAI TEMPAT TERSUCI DALAM ISLAM

    3. MEMBUAT BATU HITAM SEBAGAI BATU TERSUCI ISLAM DAN MENENTUKAN SUNNAH NABI UNTUK MENYENTUH DAN MENCIUMNYA.

    Jawaban:

    APA FUNGSI KA’BAH:

    “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan” [QS.Al-Baqarah:144].

    So, Ka’bah hanya penentu arah sholat

    GA ADA TUH PERINTAH MENYEMBAH KA’BAH DAN TIDAK ADA NAMA DEWA SHIVA DI ALQUR’AN. KALAU ADA NAMA DEWA SIVA DI ALQUR’AN, MAKA SAYA SIAP MURTAD DEH!!!

    Lagipula kalaupun anda masih ngotot mengklaim Ka’bah itu Kuil Hindu dan kami menyembah berhala (Hajar Aswad) didalamnya, faktanya kami tidak pernah menyembah Hajar Aswad, Ka’bah Cuma arah sholat dan tempat ibadah, sedangkan Hajar Aswad cuma batu yg tidak bisa mendatangkan mudharat dan manfaat. Saya sbg Muslimah berani bicara seperti itu krna memang begitu kenyataannya. Kalau Hajar Aswad itu Tuhan, saya pasti udah takut kena adzab krna ngomong yg bukan2 tentang Hajar aswad.

    MENCIUM HAJAR ASWAD HANYA SEBAGAI PENGHORMATAN KARENA ITU BATU DARI SURGA, TAPI KAMI TIDAK PERNAH MENGANGGAPNYA TUHAN. SEPERTI HALNYA HINDU MENYEMBAH PATUNG DEWANYA. BERIKUT INI BUKTI KAMI TIDAK MENYEMBAH HAJAR ASWAD, :

    1.jika berada dalam suatu tempat yang tidak diketahui arah mata anginnya, atau sedang duduk di dalam kendaraan yang jalannya berkelok-kelok, maka umat Islam boleh melakukan shalat dengan menghadap ke arah mana saja. Karena Allah berfirman:

    “Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah 115).

    2. tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.

    3. setelah hajar aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah.

    4. dahulu pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Mereka melakukan itu lima kali sehari. Rasulullah tak pernah menegur maupun melarangnya. Jika Ka’bah adalah Tuhan yang disembah oleh umat Islam, mana mungkin para shahabat ketika itu berani menginjak-injak Tuhannya?

    5. Sampai saat ini, para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengganti Kisywah (kain kelambu penutup Ka’bah). Ini juga bukti nyata bahwa sampai saat ini dan sampai kapan saja tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka’bah. Andai kata mereka menganggap Ka’bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak Ka’bah?

    6. ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677). Jika Nabi pada waktu hidupnya menyembah hajar aswad, mana mungkin beliau berani menyentuh Tuhannya dengan sebuah tongkat sambil duduk di atas unta? Teladan Nabi ini membuktikan bahwa beliau tidak menyembah hajar aswad.

    Menghadap ka’bah ketika shalat, bukan berarti umat Islam menyembah ka’bah tersebut. Mereka melakukan ini semata-mata menjalankan aturan ibadah yang diperintahkan oleh Tuhannya (Qs. Al-Baqarah 144). Jadi, esensi qiblat umat Islam ketika shalat bukan karena batu hitam, melainkan ketundukan dan kepasrahan kepada Tuhan.

    Ketundukan ini pula yang telah dilakukan oleh shahabat Umar RA ketika haji. Dalam hadits shahih dikisahkan bahwa beliau datang mendekati Hajar Aswad (batu hitam) lalu dia menciumnya dan berkata: “Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau ini batu yang tidak memberikan mudharat dan tidak pula mendatangkan manfaat. Jika aku tidak melihat Rasulullah menciummu, maka aku tidak akan menciummu pula” (HR Bukhari dari Abis bin Rabi’ah RA).

    SO ….. MAU DITUDUH KA’BAH BEKAS KUIL HINDU KEK, ATAU DITUDUH KA’BAH BEKAS TEMPAT JIN BUANG ANAK SEKALIPUN. KAMI TIDAK PEDULI, TOH YG KAMI SEMBAH BUKAN HAJAR ASWAD YG ADA DI DALAMNYA, SEPERTI ORANG HINDU MENYEMBAH PATUNG DEWA-DEWANYA.

    ==================================================

    5. MENGANUT ZIARAH HINDU NAIK HAJI DAN UMROH SEBAGAI IBADAH TERTINGGI ISLAM.

    6. MENGGUNDULI KEPALA SAMA SEPERTI YANG DILAKUKAN KAUM HINDU PADA SAAT ZIARAH

    Jawab:

    Kalau memang haji, umroh serta menggunduli kepala itu sama dengan ritual agama hindu, coba anda jelaskan bagaimana detailnya ibadah haji, umroh dan mencukur kepala dalam islam, lalu tunjukan bagaimana detailnya ibadah yg sama di lakukan oleh umat hindu, ingat pake dalil yg kuat dari alqur’an dan weda, kita lihat letak persamaannya dimana?

    buktikan klaim anda jangan asal bacot. saya tunggu!!!

    ====================================================

    7. MENGELILINGI KUIL SHIVA KA’BAH SEBANYAK 7 KALI, SAMA SEPERTI YANG DULU DILAKUKAN KAUM HINDU

    Jawab:

    mengelilingi api tujuh kali yg dilakukan Hindu itu dilakukan oleh orang hindu yg sedang menikah, apa hubungannya dengan ibadah haji? Cuma persamaannya jumlah keliling ga bisa dikatakan mengadaptasi ritual hindu. Apa orang yg sedang berhaji sama dg orang sedang menikah, ngawur kok kebangetan.

    =======================================================

    8. MELAKUKAN KONSEP HINDU MEMBERSIHKAN DOSA DENGAN MELAKUKAN ZIARAH KE TEMPAT SUCI

    9. MENGUMPULKAN AIR SUCI YANG MEWAKILI GANGGA JAL (AIR ZAM-ZAM) SAMA SEPERTI KAUM HINDU MENGUMPULKAN AIR SUCI SUNGAI GANGGA UNTUK DIBAWA PULANG

    10. PAKAI BAJU PUTIH TANPA JAHITAN KALA NAIK HAJI SAMA SEPERTI YANG DIKENAKAN KAUM HINDU SAAT MELAKUKAN IBADAH DAN ZIARAH

    Jawaban:

    Coba jelaskan secara detail ritual-ritual tsb berdasarkan kitab suci masing-masing yaitu Alqur’an (boleh ditambah dg hadist shohih) dan Kitab weda, tunjukan letak persamaannya dimana?!

    =======================================================

    11. MERAYAKAN TUNTASNYA IBADAH HAJI KE KUIL SHIVA KA’BAH DAN MENAMAKAN HARI TERSEBUT SEBAGAI HARI RAYA EID YANG MERUPAKAN KATA IBADAH HINDU DARI BAHASA SANSKRIT

    Jawab:

    Sekedar kemiripan bahasa tidak bisa dikatakan mencontek, di dunia ini ada ratusan bahasa yg mirip. Apa mau dibilang mencontek semua???!

    ===================================================

    12. MEMASUKKAN SEMUA MALAM DOA JAGRATTA KEPADA SANGA DEWI BULAN DURGA (ALLAH) SEBAGAI BAGIAN DARI ISLAM.

    Jawab:

    coba anda tulis bunyi doa Jagratta itu seperti apa sih? Lalu tunjukan mana doa dalam Islam yg mirip doa Jagratta, perlihatkan letak persamaannya dimana?

    =====================================================

    Nyama-nyamain aja… Ga nyambung sama sekali, tapi dipaksa nyambung, dengan analisa cocokologi dan ngawur tingkat tinggi. Sampai kapanpun Islam tidak akan sama dg agama Hindu. Point Akidah yg tidak mungkin dimiliki oleh agama Hindu adalah tauhid. Jika Islam adalah jiplakan agama Hindu, tentu saja kami tidak akan menuhankan Satu Allah, kami juga akan mnyembah dewa-dewa lainnya, tapi buktinya tidak.

    Allah subhanahu wata’ala berfirman:

    “Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, Dan tiada seorangpun yang setara dengan-Nya.”(QS. Al-Ikhlas: 1-4)

    Kalau memang Islam adalah jiplakan agama Hindu tunjukan bahwa dalam Alqur’an ada nama-nama Tuhan lain yg wajib kami sembah selain Allah. Seperti halnya hindu menyembah banyak Dewa.

    Yang paling jelas mah keyakinan hindu yg sangat sama dgn kristen bahwa Tuhan bisa menjelma menjadi makhluknya. Kalau di kristen Tuhan katanya menjelma jadi makhluk homo sapiens, tapi kalau di hindu tdk sebatas itu bisa juga jadi kera, babi, gajah, sapi dan lain2. Baru itu percis banget ajarannya…

    ========================================================

    NAH SEKARANG GANTIAN, KITA BAHAS APAKAH KRISTEN BUKAN AGAMA YG MENCONTEK AGAMA PAGAN? JANGAN-JANGAN BUKAN CUMA MENCONTEK TAPI PAGAN BENERAN!!!

    Mungkin sedikit yang kenal dengan Mithra dan Horus tetapi seiring bacaan ini nanti juga kenal kok, kan tak kenal maka ta’aruf, tentu saya akan cerita tentang kisah yesus, tentunya dengan singkat aja dan tentunya ceritanya bersumber dari Al-Kitab (PL dan PB), karena saya mau cerita tentang yesus bukan Isa AS.

    Yesus menurut keyakinan orang kristen adalah anak yang lahir dari perawan Maria (tentu umat islam sampai sini setuju), Yesus lahir tanggal 25 desember 1 Masehi (walaupun nyari dalilnya ga ada tuh),

    Apa yang kita tahu tentang cerita Yesus ? Tentu cuma rujukan dari Cerita orang kristen. Kelahirannya ditandai kemunculan sebuah bintang di timur, dan di ikuti oleh tiga orang Majusi yang memberkati juru selamat baru. Yesus sudah menjadi guru pada umur 12 tahun dan di baptis oleh Yohanes si Pembaptis pada umur kira-kira (masih kira-kira dalam injil) umur 30 tahun dan mulai menyebarkan ajarannya. Yesus mempunyai 12 orang murid dan melakukan banyak mukjizat seperti : menyembuhkan orang sakit, berjalan diatas air dan menghidupkan orang mati. Julukan yang diberi ke Yesus adalah “Raja segala raja”, “Anak Tuhan”,”Juru selamat” de el el, Yesus dikhianati oleh muridnya yang benama Yudas Iskariot, Yudas dibayar oleh tentara Romawi seharga 30 keping perak, lalu Yudas berkata “Orang yang aku cium itulah Yesus”, setelah itu Yesus ditangkap, lalu di salib dan 3 hari setelah itu dia bangkit dan naik ke surga. Sampai disini cerita tentang Yesus menurut orang kristen. saya tidak akan memperdebatkan masalah alur cerita atau bentuk ceritannya yang ingin saya ceritakan adalah kisah Dewa kaum pagan begini ceritanya:

    HORUS >> Horus adalah Dewa orang Mesir lahir 3000 tahun SM, berarti cerita Horus sudah ada 3000 tahun sebelum Yesus lahir, Lalu bagaimana kisah dewa Horus ini ? Horus lahir dari perawan Isis-Meri tanggal 25 Desember, kelahirannya ditandai munculnya sebuah bintang dari timur dan kemudian untuk ditemukan 3 raja untuk dijadikan juru selamat baru. Umur 12 tahun telah menjadi guru, umur 30 tahun dibabtis oleh Anup, sejak itu iya mulai menyebarkan ajarannya. Horus mempunyai 12 murid yang menyertainya, iya mempunyai mukjizat menyembuhkan orang sakit, berjalan diatas air. Horus juga mempunyai julukan “Sang Cahaya”, “Anak tuhan yang diberkati”, “ Anak domba Tuhan” de el el. Setelah dikhianati oleh muridnya Taifun, Horus disalib dan tiga hari setelahnya bangkit lagi. Kalau anda mencoba mencari gambar Horus, anda akan menemukan gambar yang penuh, bagaimana Horus digambarkan bermuka burung dan ular cobra yang melingkar menggambarkan Horus itu dewa matahari. Dan dalam buku “DILEMA MAYORITAS”,di jelaskan bahwa kelompok zionis Illuminati menandakan sebuah negara dibawah pengaruh mereka dengan memberikan lambang dewa di negara tersebut, dan burung garuda adalah perlambangan dari dewa Horus (?).

    MITHRA >> Mithra adalah Dewa matahari yang paling terkenal dari Persia, lahir 1200 SM lahir dari perawan pada tanggal 25 Desember dan mempunyai 12 murid dan banyak melakukan keajaiban. Setelah kematiannya tiga hari setelah itu dia bangkit kembali. Dan yang paling terkenal untuk menyembah Dewa Mithra itu dilakukan setiap hari minggu atau sunday, sun = matahari, day = hari. Jadi hari khusus ibadah mereka hari minggu. Itulah cerita dewa kaum pagan zaman dahulu, bagaimana cerita mereka mirip sekali dengan cerita Yesus sebagi Tuhan orang kristen, tentu masih banyak dewa lain lagi yang punya cerita mirip. Contoh :

    ATTIS >> Dewa dari Yunani Pirigia, lahir dari seorang perawan tanggal 25 Desember 1200 SM, mati disalib dan tiga hari setelahnya bangkit lagi.

    KRISHNA Dewa dari India, lahir dari perawan Devaki lahir 900 SM, kelahirannya ditandai munculnya bintang dari timur, melakukan banyak mukjizat dengan para muridnya dan bangkit lagi setelah kematiannya.

    DIONYSUS >> Dionysus daru Yunani lahir dari seorang perawan pada tanggal 25 Desember 500 SM, seorang guru yang melakukan perjalanan dan melakukan banyak mukjizat seperti mengubah air menjadi anggur, dikenal sebagai “Raja segala raja”, “Anak tuhan” de el el dan pastinya bangkit lagi dari kematian

    Tentu masih banyak dewa orang pagan yang mungkin kalo diceritai semua pasti bosen karena inti cerita sama contoh : Osiris dari Mesir, Baachus dari Yunani, Budha Sakia dari India, Salivana dari Bermuda, Odin dari Skadinavia, Indra dari Tibet, Bali dari Afganistan, Jao dari Nepal, Beddru dari Jepang, Gentaut dari Meksiko, Fohi dari Cina, Ixion dari Roma, Prometheus dari Kaukasus dan masih banyak bet dah Dewa- Dewa yang lain yang punya cerita mirip semua… Dari Indonesia mungkin Dewa 19 ? Just kidding!!!

    KENAPA SAMA ? Kenapa ceritanya bisa sama ? Kenapa dilahirkan oleh perawan ? Tanggal 25 Desember ? Lalu bangkit lagi dari kematian ?. Menurut sebagian orang ini berkaitan dengan masalah matahari, musim dan kejadiannya.

    Pertama masalah kelahiran yang sama itu karena mirip dengan ilmu perbintangan, bintang yang muncul disebelah timur adalah bintang Sirius (sirius lhoooo), bintang paling terang pada malam hari, pada tanggal 24 Desember dan Sirius sejajar dengan tiga bintang yang paling terang dari gugusan Orion, tiga bintang tersebut melambangkan tiga raja yang ada pada cerita yang diatas. Ke empat bintang tersebut menunjuk ke arah terbitnya matahari pada tanggal 25 desember, oleh karena kenapa tiga raja selalu menunjukkan bahwa mereka menunjukkan awal terbitnya matahari. Lalu perawan atau virgin itu melambangkan bintang virgo, coba lihat lambang virgo? Gambarnya perawan memegang sebatang gandum, virgo dalam bahasa latin adalah virgin. Virgo juga bisa diartikan lumbung roti. Yang menarik adalah fenomena yang terjadi tanggal 25 desember, yaitu titik balik matahari musim dingin ( hehe jangan pusing gitu donk, kan lumayan belajar astronomi), bila dilihat dari utara matahari terlihat makin ke bawah dan kebawah, otomatis terjadilah namanya musim dingin karena kurangnya cahaya matahari. Sehingga proses musim dingin dianggap sebagai proses kematian untuk orang zaman baheula. Dianggap sebagai kematian matahari. Pada tanggal 22 desember matahari “mati” sepenuhnya. Dan hal yang menarik adalah matahari berhenti bergerak keselatan selama tiga hari (22,23,24) dan selama tiga hari itu matahari berada di “salib selatan” atau gugusan bintang Crux, nama nya juga salib yaaa bentuknya kaya gitu bintangnya. Dan setelah itu tanggal 25 desember matahari bergerak 1 derajat ke utara, ini berarti membawa musim semi, kehidupan baru. Makanya dalam cerita matahari yang mati (tenggelam) selama tiga hari lalu bangkit (terbit) kembali. Tetapi masyarakat dulu tidak akan merayakan kebangkitan matahari hingga saat titik balik matahari musim semi, yaitu saat paskah, karena itu berarti matahari telah mengalahkan kejahatan secara sempurna.

    Itu baru masalah kelahiran dan kematian serta bangkit dari kematian, lalu kenapa harus mempunyai 12 murid ? 12 murid adalah simbol dari 12 rasi bintang zodiak, yang Yesus dan Dewa- Dewa lainnya digambarkan sebagai mataharinya.( Jadi yang suka baca ramalan zodiak termasuk orang pagan).

    Lalu masalah trinitas, Yesus yang masuk dalam trinitas (Bapa, Anak, Roh kudus), itu juga sudah ada dalam cerita Dewa pagan, Mithra adalah Oknum dari Tridewa (Mithra,Ahirman,Ohrzmad), Osiris Juga Oknum dari Tridewa (Osiris,Isis,Horus), Baachus juga Oknum dari Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter).

    Penebusan dosa ? Dewa Mithra, Osiris, Baachus juga sama mati untuk menebus dosa umat manusia.

    Tapi mudah-mudahan anda ga bingung coz anda kan orang pinter (pinter ngeles, pinter bohong, pinter kabur). Anda hanya menyama2kan Islam dg Hindu, ternyata Kristen ga cuma sama dengan Hindu, tapi sama persis hampir dengan semua agama pagan di muka bumi ini. Sungguh mengenaskan!!!

    Wallahu’alam bishshowab…

  13. Islam : Religion of truth /

    @ummu ya al mahdi
    sanggahan yg lumayan bagus. sebenarnya saya juga punya sanggahan lain terhadap klaim2 umat hindu yang ‘jahil’ atas ka’bah dan simbol2 islam itu, tapi sebagian besar sudah anda katakan :)

Leave a Comment

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: